Trenggalek Bakal Punya Rest Area ala Jepang

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pengerjaan proyek tempat singgah (rest area) Anjungan Cerdas di ruas jalan nasional Trenggalek-Ponorogo rampung pada tahun 2018.

Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR, Rido Matari Ichwan, Jumat (14/7/2017) mengatakan proyek percontohan tersebut dibangun berdampingan dengan Bendungan Tugu di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

“Kalau tidak ada kendala proyek ini akan selesai awal atau pertengahan 2018, lebih cepat dibanding Bendungan Tugu. Pembangunan kami lakukan selama tiga tahun mulai 2016 hingga 2018 dengan alokasi anggaran Rp60 miliar,” katanya.

Menurutnya, Anjungan Cerdas nantinya akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas pendukung yang memadai dan memiliki tujuh fungsi, mulai dari rest area, pendidikan, rekreasi, pengembangan ekonomi lokal, konservasi dan beberapa fungsi lain.

“Nanti dilengkapi dengan lahan parkir yang cukup luas, kemudian amphi theatre, wifi, tempat berfoto dan beberapa fasilitas lainnya,” ujarnya kepada wartawan saat kunjungan kerja di lokasi.

Rido menambahkan, proyek dari pemerintah pusat itu merupakan hasil dari penelitian dan pengembangan yang terinspirasi dari rest area yang ada di Michi No Eki, Jepang. Selain di Trenggalek, proyek serupa juga tengah dikerjakan di kawasan Jebrana Bali.

“Dalam Undang-undang jalan kita wajib menyediakan menyediakan rest area, karena standarnya seseorang mengemudi itu adalah empat jam, setelah itu harus istirahat,” jelasnya.

Trenggalek menjadi pilihan lokasi pembangunan, karena berada di tengah-tengah jalur utama Yogyakarta-Malang. Selain itu nantinya juga akan menjadi salah satu pusat pengembangan perekonomian lokal.

Sementara itu, Ketua Komisi V DPR RI, Fary Djemy Fransis meminta Kementerian PUPR untuk berhati-hati dalam perbangunan dan tetap memperhatikan potensi kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi.

“Karena kemacetan lalu lintas tidak hanya terjadi di kota besar dan sekarang sudah mulai bergeser daerah-daerah. Jadi tolong diperhatikan desainnya maupun pintunya , apalagi luasnya hanya tiga sampai empat hektare,” katanya.

Meski demikian Komisi V mengapresiasi langkah yang di pemerintah untuk membangun rest aera terintegrasi dengan fasilitas lainnya. Diharapkan Anjungan Cerdas bisa dibangun lebih banyak di daerah lain.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *