Tol Mojokerto-Kertosono Tekan 40% Volume Kendaraan di Jalur Nasional

Penggunaan Tol Mojokerto-Kertosono untuk alternatif mudik dan balik lebaran 2017 mampu menekan volume kendaraan di jalur nasional hingga 40%. Antrean kendaraan di sejumlah simpul kemacetan yang tahun lalu sampai 8 jam, tahun ini bisa terurai dalam waktu satu jam.

Kasat Lantas Polres Jombang AKP Inggal Widya Perdana mengatakan, penggunaan jalur darurat Tol Mojokerto-Kertosono selama arus mudik dan balik lebaran 2017 telah menekan kemacetan di sejumlah simpul di jalur nasional. Sosialisasi yang dilakukan secara masif jauh hari sebelum jalur tersebut dibuka, terbukti mampu menarik minat para pemudik untuk beralih ke jalan tol.

“Kemacetan di jalur nasional sangat jauh berkurang. Salah satunya dengan adanya tol yang mengurangi 40 persen volume kendaraan di jalan nasional, bebannya tak seperti dulu, jauh berkurang,” kata Inggal kepada detikcom, Senin (3/7/2017).

Menurut dia, kemacetan hanya terjadi pada hari H dan H+1 lebaran. Tersebar di simpang tiga Banjuri (Jombang-Nganjuk-Kediri), Bandar Kedungmulyo, Jalan Raya Mojoagung dan jalur alternatif Ploso.

“Jika tahun lalu antrean kendaraan di simpang Bangjuri mencapai 8 jam, tahun ini bisa terurai hanya dalam waktu satu jam,” terangnya.

Jalur Tol Mojokerto-Kertosono meliputi seksi 2 sepanjang 19,9 Km dan seksi 4 sepanjang 0,9 Km. Seksi 2 menjadi konektor antara seksi 3 di wilayah Mojokerto dengan seksi 1 di wilayah Jombang yang lebih dulu dioperasionalkan. Sementara seksi 4 menjadi penghubung dengan seksi 1 Tol Solo-Kertosono (Soker). Dibukanya kedua seksi itu membuat ruas Tol Mojokerto-Kertosono bisa dilalui penuh 40,5 Km mulai dari Gresik via Tol Sumo hingga simpang 4 Kertosono, Kabupaten Nganjuk.

Kedua jalur darurat itu dibuka secara gratis khusus arus mudik dan balik lebaran 2017, yakni H-6 sampai H+6 lebaran pukul 06-17.00 Wib. Selama arus mudik, jalur dibuka satu arah dari Surabaya menuju Nganjuk. Sementara saat arus balik, dibuka satu arah dari Nganjuk ke Surabaya. Pasalnya, konstruksi di seksi 2 dan 4 belum selesai sepenuhnya.

Cukup tingginya minat pemudik menggunakan Tol Mojokerto-Kertosono terbukti dengan besarnya volume kendaraan yang melalui ruas Tol Trans Jawa ini. Supervisor gerbang tol (GT) PT Marga Harjaya Infrastruktur (MHI) Rifan Tsamany mengatakan, rata-rata dalam sehari, 12 ribu kendaraan melalui ruas Tol Mojokerto-Kertosono selama H-6 sampai H+6 lebaran. Yang melalui GT Mojokerto mencapai 5.238 unit/hari, sedangkan yang melalui GT Bandar Kedungmulyo (Jombang) mencapai 7.469 kendaraan/hari. Sementara total kendaraan yang melalui ruas tol sepanjang 40,5 Km ini selama arus mudik hingga H+5 lebaran mencapai 158.535 unit.

“Target kami selama arus mudik dan balik lebaran dilalui 8.072 kendaraan per hari, realisasinya mencapai 12 ribu kendaraan per hari, naik 58% dari target kami,” kata Rifan.

Kendati rata-rata harian volume kendaraan yang hilir-mudik di Tol Mojokerto-Kertosono cukup tinggi, lanjut Rifan, tak sampai terjadi kemacetan parah selama arus mudik dan balik lebaran. Menurut dia, antrean kendaraan paling panjang terjadi pada hari ke dua lebaran (26/6) yang mencapai 800 meter di GT.

“Saat puncaknya tanggal 26 Juni lalu, volume kendaraan yang masuk tol mencapai 21.139 unit dalam sehari, hari lainnya lancar,” tandasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *