Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Jabar Gencar Sosialisasi

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat memiliki strategi khsusus untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada serentak 2018 mendatang. KPU Jawa Barat menargetkan partisipasi pemilih naik hingga 77,5 persen.

Komisioner KPU Jawa Barat, Endun Abdul Haq mengatakan KPU Jawa Barat akan melancarkan dua serangan lewat jalur udara dan darat untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Serangan yang dimaksud, sambung Endun, merupakan cara sosialisasi yang dilakukan KPU.

“Untuk melakukan serangan darat kita akan membentuk 750 ribu petugas penyelenggara pemilihan. Kita sudah siapkan desainnya, penyelenggara ini akan langsung tatap muka dengan masyarakat, baik itu PPK, PPS, dan lainnya. Mereka ini wajib datang ke rumahrumah pemilih atau datang ke pertemuan pengajian dan lainlain,” kata Endun usai melantik petugas PPK Kota Cirebon di Hotel Santika Kota Cirebon, Senin (30/10/2017).

Lebih lanjut Endun mengatakan, serangan udara merupakan salah bentuk sosialisasi melalui informasi di media sosial dan media massa. Endun mengklaim pihaknya telah gencar melakukan sosialisasi. Endun mengakui target 77,5 persen partisipasi pemilih di Jawa Barat terbilang berat. Sebelumnya, sambung Endun, partisipasi pemilih di Jawa Barat hanya mencapai 71 persen dari jumlah DPT yang ada.

“Sekarang DPT DPT sekitar 32 juta pemilih. Ini sangat berat untuk bisa naik sebanyak 6,5 persen, dari 71 persen ke 77,5 persen. Untuk bisa mencapai target ini tentu harus sinergis dengan semua pihak, artinya ini bukan hanya tugas KPU,” tandasnya.