Tentang Pilgub Jateng, Sudirman Said Siap, Tugas Saya Berikhtiar

Semarang Mantan Menteri ESDM, Sudirman Said, mengisi acara workshop bertajuk Masa Depan Baru Jawa Tengah di Semarang. Saat ditanya tentang pencalonannya dalam Pilgub Jateng 2018, dia mengaku siap jika dibutuhkan. Sudirman tertekad akan berikhtiar secara sehat, serius, bersungguhsungguh.

Acara workshiop tersebut diadakan di ruang Shinta, UCT Semarang, Minggu (30/7/2017) malam. Peserta yang hadir dan datang dari berbagai kabupaten/kota seJateng itu tidak menutup kemungkinan menjadi pendukung Sudirman jika maju Pilgub Jateng 2018.

Sudirman menganggap forum tersebut secara positif karena mengedepankan ide ketika memilih calon pemimpin. Selain itu ia mengatakan tidak hanya kali ini dirinya diminta mengisi acara serupa di beberapa daerah.

“Saya memandang ini forum yang baik, tidak mengedepankan figur tapi ide dulu,” kata Sudirman.

Dalam workshop, Sudirman Said menjelaskan soal mengedepankan perbaikan SDM untuk mengentaskan kemiskinan dan memajukan daerah. Menurutnya Jawa Tengah sudah tidak hanya tergantung dari sumber daya alam namun ada faktor lain seperti perusahaan, pariwisata, perdagangan dan lainnya.

“Siapapun yang memimpin Jateng lebih baik kembangkan SDM,” ujarnya.

Terkait pencalonan dirinya dalam Pilgub Jateng 2018, Sudirman Said mengaku siap jika dibutuhkan. Namun ia menegaskan dirinya membatasi diri hingga dipanggil oleh parpol yang akan mengusungnya.

“Jalan masih panjang. Saya ulangi, saya bukan bagian partai politik. Tugas saya berikhtiar secara sehat, serius, bersungguhsungguh dari panggilan itu,” tegasnya.

Penyelenggara, Untoro, mengatakan workshop tersebut dihadiri masyarakat dari berbagai kalangan. Mereka membahas permasalahan di Jawa Tengah dan menampung ideide penyelesaiannya.

Untoro menjelaskan diselenggarakannya kegiatan itu berasal dari kelompok yang sudah saling berkomunikasi dan ingin perubahan di Jawa Tengah.

“Mereka berjejaring dan komunikasi sehingga perlu difasilitasi sehingga terjadilah workshop,” kata Untoro.

Untoro menegaskan sudah ada 12 permasalahan yang dibahas dan diperdalam. Nantinya permasalahan tersebut akan didiskusikan lagi dan akan muncul ideide penyelesaiaannya.

“Nanti mereka akan menamakan diri. Ini tercatat datang dari 25 kabupaten/kota,” tegasnya.

Terkait kehadiran Sudriman Said dalam acara tersebut, Untoro mengatakan mantan menteri itu bagian dari Jawa Tengah karena berasal dari Brebes. Ketika ditanya apakah akan mengarahkan dukungan ke Sudirman jika mencalonkan diri dalam Pilgub, Untoro mengembalikan ke forum dan tidak menepisnya.

“Kalau forum memandang pak Sudirman mampu membawa amanat mereka, bukan hal yang tabu sejak awal dibicarakan. Bagaimana mereka menentukan pemimpinnya supaya tidak salah, itu proses alami,” terang Untoro.