Stok Sayuran Melimpah, Pedagang di Garut Justru Merugi

Stok berbagai komoditi sayuran di Garut, Jawa Barat tengah melimpah. Namun, hal itu justru membuat pengepul dan ritel yang ada di Pasar Guntur Ciawitali Garut merugi.

“Stoknya melimpah, otomatis harganya turun drastis,” ungkap Iyang (45), seorang pemilik toko sayuran kepada detikcom di Pasar Guntur Ciawitali, Tarogong Kidul, Garut, Sabtu (9/12/2017).

Iyang menjelaskan penurunan harga itu diiringi dengan menurunnya daya beli masyarakat yang kian merosot. Penurunan daya beli masyarakat itu disinyalir mencapai 30 persen.

“Ya meskipun stoknya melimpah tetap tidak terbeli oleh masyarakat. Daya belinya rendah,” tutur Iyang.

Akibatnya, Iyang dan para pengepul lain merugi. Stok sayuran yang melimpah hanya menumpuk di gudang karena tidak terjual.

“Ya jelas rugi. Sayuranya banyak tapi tidak terjual, akhirnya menumpuk di gudang, dan jadi busuk,” tutur Iyang.

“Apalagi cabai rawit. Numpuk sekali. Padahal harganya cuman 10 ribu rupiah per kilonya kalau sekarang,” sambung Iyang.

Selain cabai rawit, sejumlah komoditi lain juga mengalami penurunan harga, seperti bawang putih dan bawang merah. Namun, stoknya terus menumpuk karena tidak terbeli masyarakat.

Related Post