Stok BBM di Pulau Karimunjawa Menipis

Jepara Stok bahan bakar minyak (BBM) di Pulau Karimunjawa mulai menipis. Hal ini disebabkan penyeberangan dari Jepara ke Karimunjawa tak beroperasi.

Kapal motor penyeberangan (KMP) Siginjai yang semestinya dijadwalkan berangkat ke Karimunjawa hari ini sedang dilakukan perbaikan. Sehingga truk tangki BBM saat ini masih tertahan di Jepara.

Camat Karimunjawa, Budi Krisnanto mengatakan bahwa kapal tanker pengangkut BBM dari Semarang telah berada di Dermaga Karimunjawa. Namun, yang menjadi persoalan truk tangki sebagai pendistribusian antara kapal dengan stasiun pengisian bahan bakar umum belum menyebrang dari Jepara.

“BBM di Karimunjawa mulai menipis. Itu karena truk tangki yang harusnya memuat BBM masih tertahan di Jepara tidak bisa menyebrang karena kapal Siginjai mengalami kerusakan,” ujarnya, Rabu (19/7/2017).

Rencananya, BBM baru dapat didistribusikan pada Jumat (21/7) mendatang. Sebab, truk tangki baru dapat diseberangkan setelah kapal Siginjai selesai diperbaiki.

“Jumat baru bisa didistribusikan,” lanjut dia.

Kabag Perekonomian Setda Jepara Adi Nugroho menambahkan opsi untuk mengangkut BBM dengan menggunakan drum tidak direkomendasikan karena alasan keamanan.

“Kalau pakai drum didistribusikan dengan mobil biasa tidak dipilih karena tidak aman,” kata Adi.