Status Bencana di Sidoarjo Naik, dari Siaga jadi Tanggap Darurat

BPBD Sidoarjo menaikkan status bencana dari siaga menjadi tanggap darurat. Keputusan itu diambil dari hasil rapat seluruh stakeholder di kantor BPBD Sidoarjo.

“Mulai hari ini, kami naikkan status bencana di Sidoarjo dari siaga menjadi tanggap darurat,” kata Kepala BPBD Sidoarjo Dwijo Prawito kepada wartawan seusai mengikuti rapat di kantor BPBD Sidoarjo, Jalan Sultan Agung, Sidoarjo, Rabu, (29/11/2017).

Dwijo mengatakan, kenaikan status tanggap darurat berkaitan dengan kondisi atau keadaan bencana tersebut. Banjir sendiri sudah merendam kawasan Porong Sidoarjo selama tiga hari. Banjir itu juga merambat ke kecamatan lain.

“Sejak kemarin sudah ada penambahan kecamatan yang tergenang banjir. Selain di Porong, ada di Tanggulangin dan Candi,” kata Dwidjo.

Dwidjo menambahkan, ketinggian air di tiga kecamatan tersebut berbedabeda. Di Kecamatan Porong ketinggian air mencapai 5070 centimeter. Sedangkan di Kecamatan Tanggulangin mencapai 2030 centimeter, dan di kecamatan Candi ketinggian mencapai 50 centimeter.

Banjir di Porong 
“Ketinggian air di tiga kecamatan tidak sama, Kecamatan Porong yang terparah,” tutur Dwidjo.

Dalam status tanggap darurat ini, kata Dwidjo, BPBD Sidoarjo berencana membuat posko bencana di tiga Kecamatan. Untuk posko di Porong akan di buka dapur umum.

“Di Porong, posko bencana difokuskan di desa Candi Pari. Sedangkan di Tanggulangin, posko akan dibangun di pasar wisata. Dan di Kecamatan Candi, posko bencana dibangun di Desa Sumorame dan Desa Kalipecabean,” jelasnya.

15 desa dari tiga kecamatan tersebut terdampak banjir. Di Kecamatan Porong, desa yang terendam banjir adalah Desa Candi Pari, Desa Wunut, Desa Gedang, Desa Pesawahan, Desa Pamotan, Desa Kesambi, dan Desa Kedung Boto.

Sedangkan di Kecamatan Tanggulangin, desa yang tergenang banjir adalah Desa Gagang Panjang, Desa Ketegan, Desa Randegan, dan Desa Kali Tengah. Sementara itu di Kecamatan Candi, desa yang terendam banjir adalah Desa Karang Tanjung, Desa Sumorame, Desa Balong Gabus, dan Desa Kali Pecabean.