Siaga Keamanan Menjelang Vonis Guru Spiritual Populer India

Aparat keamanan di negara bagianHaryana danPunjab, India, berada dalam keadaan siaga menjelang penjatuhan hukuman atas seorang guru yang kontroversial dalam dakwaan pemerkosaan.

Para pengikut Gurmeet Ram Rahim Singh mengamuk karena vonis bersalah atasnya pekan lalu dan sedikitnya 38 orang tewas dalam rangkaian aksi kekerasan itu.

Sekolah-sekolah di kota Rohtak sudah diperintahkan tutup, Senin (28/08) dan warga diminta untuk tetap berada di dalam rumah.

Pengadilan khusus sudah disiapkan di dalam penjara di Rohtak, yang akan menjatuhkan hukuman sekitar pukul 10.00 waktu setempat.

Para wartawan dilarang mendekati penjara tempat pria berusia 50 tahun itu ditahan sampai radius 1,5km dan penjara dilaporkan sudah dibuat menjadi seperti benteng dengan penjagaan ketat.

Semua jalan menuju ke penjara juga ditutup sementara layanan internet untuk telepon genggam tetap dihentikan.

Sekilas Gurmeet Ram Rahim Singh

  • Pemimpin sekte Dera Sacha Sauda, yang diklaim memiliki 60 juta pengikut di seluruh dunia.
  • Mengambil alih kepemimpinan sekte tersebut – yang digambarkan sebagai organisasi nirlaba untuk spiritual dan kesejahateraan sosial- pada usia 23 tahun.
  • Menggelar konser musik rock, main film, dan bahkan memiliki produk makanan sendiri.
  • Dikenal sebagai ‘baba bintang rock’ dan ‘guru mengkilat’ karena pakaiannya yang berwarna mencolok dan mengkilat.
  • Dituduh mengejek tokoh-tokoh Sikh dan Hindu
  • Diselidiki dalam dakwaan pembunuhan dan pemerkosaan, namun dibantahnya
  • Dituduh memaksa para pengikutnya untuk menjalani pengebirian ‘agar semakin dekat dengan Tuhan’

Dalam pidato radio bulanan, Minggu (27/08), Perdana Menteri India, Narendra Modi, megatakan bahwa ‘hal yang alami untuk khawatir, setelah aksi kekerasan selama beberapa hari belakangan yang mencapai ibukota Delhi.

“Kekerasan tidak bisa diterima di bangsa ini, dalam semua bentuk. Mereka yang memegang hukum di tangannya atau yang melakukan kekerasan tidak akan dibiarkan, siapapun mereka.

Penjatuhan hukuman atas Gurmeet Ram Rahim Singh dikhawatirkan akan memicu kemarahan baru. (EPA)

Guru Gurmeet Ram Rahim Singh, yang mengaku memiliki jutaan pengikut, menghadapi ancaman hukuman penjara minimal tujuh tahun dan maksimal seumur hidup.

Jumat (25/08) pekan lalu, pengadilan menyatakan dia bersalah memperkosa dua pendukung perempuannya pada 2002, tuduhan yang sejak awal dibantah Guru Singh.

Para pengikutnya yang setia berpendapat vonis atasnya adalah sebuah konspirasi untuk menyudutkannya.

Ada kekhawatiran penjatuhan hukuman atasnya akan memicu unjuk rasa baru yang bisa jadi juga diwarnai kekerasnan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *