Selama 2017 Satgas Saber Pungli Lakukan 1201 OTT

Semarang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) sejak awal tahun 2017 sudah melakukan 1.201 operasi tangkap tangan (OTT) di berbagai wilayah di Indonesia dengan jumlah tersangka 2.426 orang. Barang bukti yang diamankan yaitu total Rp 315,6 miliar.

“Kita punya data 1.201 OTT, ada yang vonis dan penuntutan, ada P19, lidik dan sidik,” kata Ketua Satgas Saber Pungli, Komjen Pol Dwi Priyatno Selasa (31/10/2017).

Hal itu diungkapkan Dwi usai acara sosialisasi kebijakan unit pemberantasan pungli (UPP) di Hotel Grand Candi Semarang.

Dari 1.201 kasus, ada 33 yang sudah divonis, 107 yang berkasnya sudah lengkap, 123 berstatus P19, 502 proses sidik atau lidik, 8 penuntutan, 12 sidang, 6 keluar surat penghentian penyidikan, dan 410 diserahkan ke instansi terkait.

Sedangkan dari data satgas, Provinsi Jawa Barat menjadi daerah yang paling banyak aduan punglinya diikuti Jakarta, Sumatera Barat, Jawa Timur, Banten, dan Lampung. Namun barang bukti terbanyak dari pengungkapan kasus pungli yaitu di Kalimantan Timur dengan total Rp 298 miliar.

“Paling tinggi di Jawa Barat karena laporannya di Jawa Barat,” tandasnya.

Sedangkan instansi yang paling banyak diadukan yaitu Kemendikbud, Kepolisian, Kemenhub, Kemenkes, Kemenkum HAM, Kemendagri, Kemenag, Kementrian Agraria dan Tata Ruang, Kementrian Keuangan, TNI.

“Di pendidikan tinggi, karena ada yang tidak tahu itu pungli atau bukan,” ujarnya.

Sementara itu khusus Jawa Tengah terdapat 35 kasus OTT Pungli dengan jumlah tersangka 69 orang. Dari 35 kasus tersebut, 9 di antaranya kasus pungli program nasional, 15 kasus pungli pengurusan izin, 7 kasus pungli parkir, dan 4 kasus modus lain.

Berbagai usaha antisipasi pungli dan sosialisasi sudah dilakukan termasuk dengan menggunakan sistem online dalam pelayanan. Selain itu menurut Dwi, aparat di belakang sistem online tersebut juga diawasi agar memiliki mental anti pungli.

Related Post