Seekor Jerapah jadi Penghuni Baru di Maharani Zoo dan Goa Lamongan

Lamongan Penghuni Maharani Zoo dan Goa, di Paciran, Lamongan, bertambah. Seekor jerapah berkelamin betina menjadi penghuni baru tempat wisata yang berlokasi di pantura Lamongan. Meski dalam pengawasan, kedatangan jerapah ini disambut gembira pengelola Maharani Zoo dan Goa.

Marketing Koordinator Maharani Zoo dan Goa, Juli Tri Wahyuningtyas mengatakan, jerapah penghuni baru ini lahir, Senin (7/8) lalu. Sejak lahir hingga kini, kata Juli, jerapah ini masih dalam pengawasan tim medis.

“Alhamdulillah telah lahir bayi jerapah di Maharani Zoo dan Goa, dan kini masih dalam pengawasan dari pihak medis. Semoga sehat selalu,” kata Juli Tri kepada wartawan, Minggu (3/9/2017).

Juli mengatakan, jerapah kecil yang lahir normal ini buah perkawinan antara pasangan induk bernama Sandra dan pejantan bernama William. Bahkan jerapah penghuni baru ini dianugerahi nama yang cukup keren, yaitu Alfaro Benigno. Alfaro lahir dengan berat badannya sekitar 7075 kg dan tinggi 170180 cm. “Nama anak pertama dari induk Sandra bernama Wella. Kalau lahirnya sendiri sudah sejak 7 Agustus lalu, tapi baru kami ekspos saat ini,” terangnya.

Dia mengaku induk Jerapah sangat protektif melindungi anaknya dari pengamatan orang. Selain protektif, lanjut Juli, alasan lain mengapa baru dipublikasikan ke media, karena masih dalam proses pengurusan BAP dari BKSDA (Balai Konservasi Satwa dan Sumber Daya Alam.

Dengan lahirnya Alfaro Benigno ini, membuktikan keberhasilan Maharani Zoo dan Goa dalam melakukan konservasi hewan langka. Alfaro Benigno merupakan kelahiran anak jerapah kedua yang lahir di Maharani Zoo dan Goa dari induk yang sama.

Kelahiran Sandra, jerapah penghuni baru Maharani Zoo dan Goa ini membuktikan keberhasilan Maharani Zoo dan Goa dalam melakukan konservasi hewan. Sebelum Alfaro, di Maharani Zoo dan Goa juga telah lahir kuda nil.