Sebulan Lebih Buron, Pembegal Pasutri di Bandung Diringkus Polisi

Bandung Satreskrim Polrestabes Bandung akhirnya meringkus satu orang buronan begal di Dago Bandung. Polisi terpaksa menembak kaki kanan pelaku Agun alias Tres (27) lantaran melawan.

Agun ditangkap dikediamannya di kawasan Bandung pada Rabu (9/8) malam. Selain Agun, polisi juga meringkus Rendi (25) rekan satu komplotan dengan Agun.

“Tersangka yang ditangkap merupakan DPO (Daftar Pencarian Orang) atas kasus curas di Dago,” ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jabar, Kamis (10/8/2017).

Hendro menambahkan Agun bersamasama dengan rekannya M. Zamil (23) yang lebih dahulu tertangkap, melakukan aksi begal terhadap pasangan suami istri (Pasutri) M. Alfaris (30) dan Rena Hendayanti (27) di Jalan Ir. H Juanda (Dago) pada Selasa (20/6) lalu. Saat itu, Agun berperan sebagai joki.

“Dia ini berperan sebagai joki yang saat itu mencari korban secara acak,” kata Hendro.

Setelah aksi tersebut, Agun melarikan diri dan menjadi DPO Polrestabes Bandung selama lebih dari satu bulan. Polisi terus menyelidiki dan mengejar pelaku hingga akhirnya menemukan tandatanda keberadaan dari pelaku. Saat proses penangkapan, sambung Hendro, Agun berusaha melawan petugas.

“Sehingga, kita lakukan tindakan tegas, keras dan terukur karena tersangka berusaha melawan,” katanya didampingi Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana.

Atas perbuatannya, Agun saat ini ditahan di Mapolrestabes Bandung. Dia disangkakan Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan. Agun diancam hukuman maksimal 20 tahun bui akibat perbuatannya.

“Tersangka saat ini mempertanggung jawabkan perbuatannya di Polrestabes Bandung,” katanya.

Sementara itu ditempat yang sama, Rena Hendayanti mengaku bersyukur atas penangkapan satu orang pelaku lainnya. Dengan penangkapan ini, Rena mengaku mulai tenang.

“Dengan ini sudah agak tenang, almarhum suami juga tenang. Mudahmudahan pelakunya mendapat hukuman yang setimpal seperti apa yang dia lakukan kepada kami,” kata Rena.

Aksi kejahatan jalanan menimpa pasutri, Alfaris dan Rena, di Jalan Ir. H Juanda (Dago), Kota Bandung, Jabar, Selasa (20/6) lalu, sekitar pukul 05.30 WIB. Alfaris mengembuskan napas terakhir pada Kamis (22/6) setelah sempat menjalani penanganan medis di RS Borromeus Bandung.

Petugas Satreskrim Polrestabes Bandung sukses menangkap Zamil pada Senin (3/7) lalu. Selain Zamil, polisi sukses meringkus pelaku lainnya yakni Eko Supriatna (28), Candra Lesmana (27), Nabil (24) dan seorang perempuan, Sumini (27).