Santunan Korban Tewas Kecelakaan di Semarang Diserahkan ke Ahli Waris

Korban tewas dan luka dalam peristiwa kecelakaan beruntun di Bawen, Kabupaten Semarang, mendapatkan hak santunan yang disalurkan PT Jasa Raharja. Total santunan untuk 5 korban meninggal Rp 250 juta.

Kepala PT Jasa Raharja Jateng, Harwan Muldidarmawan, menyerahkan langsung santunan ke ahli waris didampingi Kasat Lantas Polres Semarang AKP Dwi Nugroho di Mapolsek Bawen.

Harwan menjelaskan sesuai Undang-undang nomor 34 tahun 1964 korban tewas mendapatkan santunan Rp 50 juta per orang dan diserahkan ke ahli waris sedangkan korban luka akan mendapatkan biaya pengobatan Rp 20 juta.

“Kami turut berduka cita semoga almarhum dan almarhumah diterima di sisi-Nya dan keluarga diberi ketabahan. Semoga santunan bisa membantu keluarga yang ditinggalkan,” kata Harwan, Rabu (30/8/2017).

Ahli waris korban yang ditinggalkan tidak perlu repot mengurus persyaratan karena dibantu sepenuhnya oleh petugas PT Jasa Raharja. Harwan menegaskan ini merupakan tanggung jawab moral untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Ada 5 korban meninggal dunia dan 6 korban luka-luka,” tandasnya.

Untuk diketahui, kecelakaan maut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB hari Selasa (29/8) kemarin. Saat itu truk kontainer bernopol H 1636 BP melaju dari Bawen ke arah Utara. Di medan menurun dan berbelok ke kanan, truk menghantam beton pembatas jalan dan menabrak mobil boks di depannya.

Mobil boks melaju menabrak truk pengengkut kayu dan keduanya menghantam dua warung berbeda. Sedangkan truk kontainer tidak terkendali hingga terguling dan menghantam warung-warung dan 6 motor beserta sejumlah orang.

Seluruh korban dievakuasi ke RS Ken Saras dan diketahui identitas korban tewas yaitu:
– Zamzirah warga Tambak Rejo RT 01 RW 08, Bawen, Kabupaten Semarang
– Johan Wijaya warga Tambak Boyo RT 05 RW 01, Ambarawa, Kabupaten Semarang
– Srisukardi warga Pringapus Kauman Kidul RT 03 RW 02 Kabupaten Semarang
– Juremi warga Geneng Bawen
– Taufik warga Kebonharjo RT 10 RW 05 Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang (sopir truk kontainer).

Sedangkan 6 korban luka diketahui atas nama Arafiq warga Truko Kabupaten Kendal, Teguh Mujiono warga Ambarawa Kabupaten Sematang, Sriyono warga Banyumanik Kota Semarang, Sumiyati warga Ambarawa, Udi Triyono warga Tembangan Mijen Semarang, dan Anto Sulistyo warga Kabupaten Semarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *