Salah Pasang Meteran, PLN Purworejo Bayar 16 Tahun Kerugian Konsumen

Purworejo PLN Purworejo akhirnya bertanggungjawab atas kasus melonjaknya tagihan listrik rumah milik Budiyono (52). Kedua belah bertemu untuk menyelesaikan masalah yang dialami warga Kelurahan Mranti, Kecamatan Purworejo selama lebih kurang 16 tahun itu.

Mereka mendatangi rumah Budiyono di Kelurahan Mranti. Pihak PLN yang datang diantaranya Manager PLN Rayon Purworejo, Juliantoro yang didampingi Atmoko Basuki selaku Manager Area Magelang, Joko Purnomo selaku Asisten Manager Transaksi Energi Area Magelang serta Agus Handayani selaku koordinator Yantek pelayanan gangguan Rayon Purworejo.

Pihak PLN tersebut sengaja datang untuk meminta maaf secara lisan dan tertulis, sekaligus memberikan ganti rugi dan kompensasi kepada Budi.

“Kita ke sini untuk menyelesaikan masalah yang ada, kami juga minta maaf jika ada kesalahan,” tutur Juliantoro.

Tidak hanya sekedar lisan lanjut dia, pihaknya juga mengakui terjadinya kesalahan tersebut dan sekaligus meminta maaf secara tertulis.

“Permintaan maaf secara tertulis ini ditanda tangani antara Mas Budi dan PLN dalam hal ini adalah saya selaku manager,” katanya.

kedua belah pihak menandatangani surat kesepakatan Foto: Rinto Heksantoro/detikcom

Itikad baik dari PLN itu juga diterima Budi dengan lapang dada. Setelah menanda tangani kesepakatan hitam di atas putih lengkap dengan materai, Budi juga telah menerima ganti rugi sekaligus kompensasi dari pihak PLN.

“Alhamdulillah, sudah clear sekarang. Saya mengucapkan terima kasih sekali kepada PLN yang telah bersedia bertanggung jawab atas hal ini. Selain itu saya juga minta maaf jika ada kesalahan,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Budi yang sejak 2001 mengajukan permohonan pemasangan instalasi listrik dengan daya 900 namun ternyata hanya dipasang daya 450. Namun, justru korban harus membayar abonemen dengan daya 900 selama 16 tahun.

Setelah kedua belah pihak berjabat tangan, kasus tersebut dinyatakan selesai. Pihak PLN sendiri selaku perusahaan milik negara akan lebih berhatihati ke depannya agar tidak terjadi kesalahan kembali. Kritik dan saran dari warga masyarakat juga sangat dinanti demi kepentingan bersama.