Rusia Tuding AS Membantu ISIS di Suriah

Moskow Kementerian Pertahanan Rusia menuding Amerika Serikat (AS) mendukung kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Dukungan AS itu disebut memampukan ISIS untuk menangkal serangan di wilayah Suriah bagian timur.

Seperti dilansir AFP, Kamis (5/10/2016), tudingan serius ini disampaikan oleh juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov, dalam pernyataan terbarunya. Belum ada tanggapan AS terkait tudingan ini.

“Hal utama yang mencegah kekalahan akhir ISIL (nama lain ISIS) di Suriah bukan pada kemampuan teroris itu, tapi dukungan dan bantuan bagi mereka, dari kolega Amerika,” sebut Konashenkov.

Disebutkan Konahsenkov lebih lanjut, bahwa dalam serangan terbaru terhadap pasukan rezim Suriah berasal dari lokasi yang dikuasai koalisi pimpinan AS. Diketahui bahwa Rusia bersekutu dengan rezim Suriah dalam konflik yang pecah sejak tahun 2011.

“Dari zona 50 kilometer di sekitar AtTanf di perbatasan SuriahYordania,” terangnya, merujuk pada asal serangan untuk rezim Suriah.

Dalam beberapa bulan terakhir, Rusia berulang kali menuding AS menghalangi seranganserangan terhadap ISIS di wilayah Suriah bagian timur. Serangan itu dilancarkan oleh pasukan rezim Suriah yang didukung serangan udara Rusia dan pasukan khusus di lapangan.

“Jika pihak AS memandang operasi semacam itu sebagai insiden yang tak diduga, misi udara Rusia di Suriah siap untuk mulai memberantas seluruh insiden semacam itu di zona yang mereka kuasai,” tegas Konashenkov.

Rusia memulai operasi militer via udara di Suriah sejak tahun 2015. Negara itu terangterangan menyatakan dukungan untuk rezim Presiden Suriah Bashar alAssad.

Related Post