Romi Ungkap Kontrak Politik dengan Ridwan Kamil di Pilgub Jabar

Karawang Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy buka bukaan ihwal kontrak politik antara dirinya dengan Ridwan Kamil. Pria akrab disapa Romi itu mengatakan sudah sangat intensif berkomunikasi dengan Emil, sapaan Ridwan, terkait Pilgub Jabar 2018.

Romi mengungkapkan komunikasi dengan walikota Bandung itu bukan sebatas melalui telepon, tetapi bertemu dan mengobrol langsung.

“Dibanding calon lainnya, kita paling intens berkomunikasi bersama pak Emil. Bahkan sudah detail membahas kontrak kontrak politik yang kita mintakan,” ujar Romi saat diwawancara detikcom di Karawang, Jawa Barat, Sabtu (7/10/2017).

Romi bercerita ada tiga hal yang diminta PPP kepada Emil jika ingin didukung menjadi gubernur. Pertama ialah soal pengentasan kemiskinan. Romi dengan tegas meminta Emil untuk berkomitmen meningkatkan anggaran program pengentasan kemiskinan.

“Kami minta anggaran untuk pengentasan kemiskinan ditambah. Kami menghormati soal pembangunan infrastruktur, tapi di Jawa Barat, tingkat ekonomi masyarakat sangat timpang, angka kemiskinan masih tinggi,” tutur Romi.

Selain itu, Romi meminta Emil untuk lebih berpihak kepada pendidikan agama dan keagamaan. Menurut Romi, jika dibanding pendidikan umum, pendidikan agama masih menjadi anak tiri dan terkesan kurang diperhatikan.

“Terutama madrasah dan lembaga keagamaan. Karena sejauh ini dukungan pemda kepada madrasah masih minim,” ucap dia.

“Kami minta hal ini jadi perhatian pak Emil,” kata Romi menambahkan.

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Foto: Luthfiana Awaluddin/detikcom)Hal lain yang diminta Romi dari Emil ialah untuk bersamasama mendukung Jokowi di Pilpres 2019. “Karena secara politik PPP mendukung Jokowi, tentu kami minta pak Emil juga mendukung pak Jokowi nanti,” ujarnya.

Hingga kini, dukungan PPP kepada Emil belum resmi. Romi bercerita jika ada sosok lain yang berkomunikasi dengan dia terkait Pilgub Jabar.

“Kita juga menjalin komunikasi dengan pak Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi. Tapi tidak seintens seperti pak Emil,” katanya.

PPP belum menyatakan dukungan resmi kepada siapapun. Romi paham jika publik penasaran dan menanti keputusan tersebut. Ia mengatakan akan segera menentukan pilihan dalam waktu dekat.

“Kami akan usahakan, keputusan keluar di bulan Oktober ini,” ucap Romi.