Putri Tony Abbott Dukung Pernikahan Sejenis di Australia

Putri mantan perdana menteri Australia Tony Abbott, Frances Abbott memberikan dukungan terhadap kampanye Yes untuk mengubah UU Pernikahan di Australia, bertentangan dengan sikap ayahnya yang mendukung kubu No.

Dalam sebuah rekaman video yang dimuat di halaman Facebook Australian Marriage Equality , Frances mengatakan dia berharap di satu hari nanti melihat tantenya yang lesbian bisa menikah secara resmi di Australia.

“Kita tidak bisa menentukan akan jatuh cinta dengan siapa.” kata Frances.

“Cinta kadang terjadi begitu saja, tanpa terduga, dan itulah hal yang paling indah darinya.”

Tante Frances, Christine Forster yang menjadi anggota Dewan Kota praja City of Sydney dari Partai Liberal, juga adalah pendukung vokal Yes.

Bulan ini, dia mengecam kampanye No yang disebutnya mencoba memperkeruh air mengenai debat pernikahan sesama jenis, dengan mengangkat masalah pernikahan gay dan dampaknya terhadap kebebasan beragama.

Forster sudah terlibat kampanye bersama pasangan yang sudah lama yaitu Virginia Edwards.

Saudara perempuan Tony Abbott, Christine Forster (kanan) dan pasangannya Virginia Edwards mendukung kampanye Yes. 

Frances Abbott mengatakan dia berharap tantenya dan pasangannya bisa menikah setelah survei pos mengenai pernikahan sesama jenis diumumkan.

“Saya melihat Tante Chris, dan saya rasa dia tidak pernah merencanakan untuk jatuh cinta dengan Virginia, itu terjadi begitu saja.” katanya.

“Ini tidak mengubah apapun. Saya tetaplah Tante Chris. Dia masih merayakan Natal. Dia masih datang ke pesta BBQ keluarga. Anakanaknya masihlah saudara sepupu saya.”

“Melihat Tante Chris menikah dengan Virginia di depan teman dan keluargany, pasti akan menjadi hal yang istimewa, dan saya berharap saya akan menjadi bagian dari hal tersebut.”

Frances Abbott dengan kaos Vote Yes 

Berbeda denganFrances, ayahnyaTonyAbbott adalahpenduukung kuat kampanye No, bagi tidak adanya perubahan UU Pernikahan.

Menurut mantan perdana menteri Australia ini, kebebasan beragama akan tergerusi bila kelompok gay diijinkan untuk menikah di Australia.

Frances Abbott mengakui bahwa keluarganya terpecah dalam masalah ini, namun mengatakan bila ayahnya kecewa karena dia mendukung kampanye Yes, maka yang salah adalah ayahnya sendiri.”

“Saya kira sudah banyak diketahui di dalam keluarga kami, ada orang yang berada di sisi lain.” kata Frances.

“Ibu dan Bapak membesarkan kami untuk mengatakan sesuatu sesuai dengan keyakinan saya.” katanya lagi.