Pria Korban Pil PCC di Kendari Jalani Operasi Plastik

Kendari OI (27), salah satu mahasiswa di perguruan tinggi di Kendari, Sultra, harus menjalani operasi plastik karena meminum obat PCC. Operasi dilakukan pada bagian mulut.

Orang tua korban dengan inisial M, mengatakan bahwa anaknya terjun ke laut di sekitar By Pass usai merasakan reaksi tablet PCC yang diminumnya bersama rekannya. Ia juga mengatakan bahwa sebelumnya anaknya tidak pernah mengkonsumsi tablet PCC.

“Awalnya itu, anak saya tidak minum hanya saja beberapa hari yang lalu setelah pulang kampus menjelang magrib, ada temannya bernama Ivan di kostan, terus diajak sama Ivan keluar, katanya tidak lama dan anak saya ikut. Setelah itu ia minum PCC, 30 menit kemudian dia (OI,red) merasakan efeknya dan terjun ke laut,” terangnya saat ditemui di Rumah Sakit Korem, Selasa (19/9).

Ia juga mengatakan bahwa awalnya anaknya dirawat di Rumah Sakit Bahteramas, namun setelah dirinci untuk pembayaran operasi, ia tidak menyanggupinya.

“Di Rumah Sakit Bahteramas, kami diberi tahu jika biayanya sekitar Rp. 60 juta bahkan 70 juta, saya bilang dari mana mau ambil uang, kemudian saya dibantu dengan dokter di Rumah Sakit Bahteramas untuk dirujuk ke sini (RS Korem,red), disini biayanya sekitar Rp. 29 juta,” terangnya.

Saat ini ia bersama keluarga menemani OI pasca menjalani operasi plastik pada bagian mulut dan akan tetap melakukan pengawasan terhadap putranya.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Kendari, Murniaty, yang datang untuk menjenguk korban mengatakan bahwa pihaknya juga telah berupaya untuk membantu korban serta memfasilitasi agar mendapatkan pelayanan.

“Kita juga bantu koordinasikan untuk pindah, kami berikan datadatanya, namanya juga ini korban tidak ada yang menginginkan kejadian seperti ini, apalagi sampai lukaluka,” katanya.