Polwan AS Tewas Ditembak Saat Duduk di Mobil Patroli

Seorang polisi wanita di New York, Amerika Serikat (AS), tewas ditembak saat duduk di dalam mobil patroli. Otoritas New York menyebut insiden ini sebagai ‘serangan tak beralasan’ yang terjadi setelah perayaan kemerdekaan AS pada 4 Juli kemarin.

Seperti dilansir AFP, Kamis (6/7/2017), insiden ini terjadi pada Rabu (5/7) tengah malam, sekitar pukul 00.30 waktu setempat, di area Bronx, New York, yang rawan aksi penembakan. Otoritas setempat menyatakan, tidak ada motif yang jelas untuk penembakan fatal ini.

Penembakan terjadi saat polwan bernama Miosotis Familia ini sedang duduk di dalam truk yang berfungsi sebagai mobil patroli kepolisian, bersama rekan kerjanya. Pelaku yang diidentifikasi sebagai Alexander Bonds (34) melepas tembakan dari jendela salah satu gedung setempat.

Tembakan itu mengenai Familia, di bagian kepala. Familia akhirnya dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.

Sedangkan pelaku tewas ditembak polisi, setelah kabur dengan berlari dan mengeluarkan sebuah pistol revolver. Motif penembakan ini masih diselidiki lebih lanjut. Seorang pejalan kaki yang ada di lokasi terkena peluru nyasar dan kini menjalani perawatan medis dengan kondisi stabil.

“Berdasarkan dari apa yang kami ketahui saat ini, jelas bahwa ini merupakan serangan tak beralasan terhadap personel kepolisian yang ditugaskan menjaga warga kota hebat ini tetap aman,” terang Kepala Kepolisian New York, James O’Neill.

Insiden ini terjadi beberapa jam setelah kerumunan warga di New York, yang merupakan kota paling padat di AS, beramai-ramai menonton pertunjukan kembang api Hari Kemerdekaan 4 Juli. Pertunjukan kembang api itu dijaga ketat oleh kepolisian setempat.

Di sisi lain, insiden terbaru ini mengingatkan warga New York pada penembakan dua polisi yang sedang berpatroli pada 20 Desember 2014 lalu. Dua polisi itu tewas setelah ditembak dari jarak dekat saat sedang duduk di dalam mobil patroli mereka.

Pelaku penembakan merupakan seorang pria yang kondisi mentalnya tidak stabil. Pelaku yang berasal dari Baltimore ini sengaja pergi ke New York, untuk membunuh polisi. Pelaku akhirnya menembak dirinya sendiri.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *