Polri Masih Optimistis Ungkap Kasus Penyiraman Novel

Kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan sudah genap 5 bulan. Polri masih optimistis bisa mengungkap kasus tersebut.

“Ya insyaallahlah, kalau optimis kan, kita masih optimis,” kata Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto saat ditemui seusai salat Idul Adha di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Jumat (1/9/2017).

Ari mengatakan masih terus mencari keterangan serta bukti yang dapat membantu. Sementara itu, ia belum bisa mendapatkan bukti yang mengarah langsung ke kasus tersebut.

“Memang sementara ini, yang mengarah langsung itu kita belum bisa dapatkan. Kalau kasus itu kan banyak yang memang tingkat kesulitannya tinggi, iya kan. Seperti apa yang disampaikan Pak Kapolri, bahwa kasuskasus itu kan ramai relatif, memang kalau dibilang sulit ya sulit,” ujarnya.

Ari juga menegaskan terkadang ada peristiwa yang bisa terkait satu sama lain. Ia mengatakan pihaknya dengan sungguhsungguh mengungkap kasus yang sudah genap 5 bulan itu.

“Tapi kadang kala ada waktu yang bisa menentukan, suatu saat, suatu peristiwa terkait mengkait bisa muncul juga seperti itu. Supaya tidak ada perasaan, kok belum jalan atau apa kan, kalau samasama gitu tingkat kesulitan dan persoalannya bisa dirasakan samasama. Bahwa kita betulbetul atau pun sungguhsungguh untuk mengungkap kasus itu,” tuturnya.