Polres Sukabumi Ringkus Sindikat Pemalsu Ijazah Sarjana

Kabupaten Sukabumi Personel Satreskrim Polres Sukabumi meringkus sindikat pemalsu ijazah sarjana. Empat pelaku ditangkap polisi beserta ratusan blangko kosong ijazah abalabal dari sejumlah universitas di Indonesia.

Kapolres Sukabumi AKBP M Syahduddi menjelaskan aksi sindikat ini terungkap setelah polisi menerima aduan penggunaan ijazah palsu dari seseorang berinisial YL, warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

“YL ini dilaporkan karena diduga menggunakan ijazah palsu untuk melamar pekerjaan, anggota lalu menyelidiki dan akhirnya terungkap jika YL ini memesan ijazah palsu dari seseorang berinisial MB,” kata Syahduddi di Mapolres Sukabumi, Jalan Sudirman, Palabuhanratu, Kamis (24/8/2017).

Polisi menyita barang bukti di antaranya komputer, stempel dan hardisk. (Foto: Syahdan Alamsyah)Rentetan pelaku lainnya terbongkar. Selain YL dan MB, polisi sukses membekuk AA dan TS.

“AA adalah perantara pembuatan ijazah kepada tersangka MB, sedangkan TS sebagai pembuat dan pencetak ijazah palsu,” ucap Syahduddi.

Polisi menyita barang bukti antara lain satu unit komputer berikut printer, ratusan stempel sejumlah perguruan tinggi dan pemerintahan, blangko ijazah, beberapa lembar ijazah yang sudah jadi, dan hardisk eksternal berisi data pembuatan ijazah.

“YL mengaku membayar sebesar tujuh juta rupiah untuk membuat ijazah kepada para pelaku. Untuk masa waktu pengerjaannya 15 hari,” ujar Syahduddi.

Empat tersangka tersebut diganjar Pasal 253, 266, dan 56 KUHPidana yang ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara.

TS, otak sindikat pembuat ijazah palsu, mengaku sudah beraksi sejak 2011. Warga Jakarta ini kerap berpindahpindah tempat guna memuluskan praktik pemalsuan dokumen.

“Sudah lebih dari seratusan ijazah saya buat,” ucap TS singkat.