Polisi Tangkap Truk Angkut BBM Subsidi untuk Pabrik Teh

Pekalongan Satreskrim Polres Pekalongan Kota berhasil mengungkap tindak kejahatan penyalahgunaan BBM jenis solar bersubsidi untuk kepentingan industri. Truk tersebut dimodifikasi hingga mampu mengisi solar bersubsidi 1 ton atau lebih dari 1.000 liter.

Terungkapnya penyalahgunaan BBM ini, bermula atas kecurigaan warga yang melaporkan aktivitas sebuah truk nopol G 1402 LA yang selalu mengisi bahan bakar solar berjamjam lamanya di SPBU Medono, Jalan Urip Sumaharjo, Pekalongan Barat, Kota Pekalongan.

Karena curiga warga kemudian melaporkan kepada kepolisian. Dua anggota satreskrim kemudian mengintai aktivitas truk yang mengisi BBM tersebut.
Setelah ditunggu lama, tidak selesaiselesai melakukan pengisian, petugas langsung memeriksa truk yang dikemudikan oleh Sc (37) warga Podosugih, Pekalongan.

Setelah diperiksa petugas, tangki truk telah dimodifikasi dan mempunyai tangki tambahan. Sekilas truk tersebut tidak berbeda dengan truk lainnya. Namun saat mengisi, tangki truk yang dimodifikasi ini mampu menampung 1 ton liter solar.

Dihadapan petugas, Sc pengemudi truk sendiri mengaku, telah mengisi bahan bakar solar sebanyak 1 ton. Menurut pengakuan Sc akan dipergunakan untuk bahan bakar genset pada sebuah pabrik teh di Kota Pekalongan.

Pengemudi truk kemudian diperiksapetugas Satreskrim Polres Pekalongan Kota. Selain pengemudi truk, polisi juga periksa T, yang merupakan penanggungjawab di pabrik teh tersebut.

Seusai menjalani pemeriksaan, T mengakui solar subsidi untuk genset di pabriknya.

“Ya nggo genset, mosok diombe (ya untuk ganset, masak diminum),” jelas T singkat.

Saat didesak, setiap harinya berapa liter yang digunakan untuk keperluan ganset di pabrik tehnya, T hanya menjawab, tidak tentu.

Petugas Satreskrim Polres Pekalongan saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pengemudi maupun pemilik pabrik teh.

“Masih kami pelajari. Besok saja, tunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota, AKP Edi Sutrisno di mapolres Jl Diponegoro, Selasa (22/8/2017).