Polisi Sita Binatang Langka Bernilai Rp 1,6 M di Queensland

Queensland

Lebih dari 30 binatang liar yang dilindungi termasuk kodok dan ular bernilai lebih dari $ 160 ribu (sekitar Rp 1,6 miliar) ditemukan di dalam mobil dengan dua orang pria di dalamnya di pedalaman Queensland, Australia.

Polisi menghentikan mobil yang dikendarai pria berusia 19 dan 27 tahun tersebut ketika sedang melakukan patroli di Mt Isa, sekitar 1824 km dari ibukota Queensland Brisbane, pada tanggal 13 Juli lalu karena perilaku yang mencurigakan.

“Polisi melakukan pengecekan terhadap dua pria di pinggir jalan, dan gerakan mereka mencurigakan.” kata Sersan Detektif Jarrod Horne.

Polisi dan petugas dengan barang sitaan mereka di pedalaman Queensland (Supplied: Queensland Police Service)

“Setelah beberapa pertanyaan, polisi melakukan penggeledahan seluruh mobil dan binatang yang dilindungi ini ditemukan.”

Dalam penggeledahan tersebut, polisi menemukan 32 binatang termasuk ular piton berkepala hitam, kadal berlidah biru, kodok langka, ular dan binatang lainnya,

Dua kodok langka kemudian mati karena buruknya kondisi tempat penyimpanan ketika itu.

Seekor ular piton berkepala hitam yang disita polisi (Supplied:QueenslandPoliceService)

Detective Horne mengatakan polisi belum bisa mengetahui darimana asal binatang tersebut.

Dia mengatakan mayoritas kemungkinan berasal dari Northern Territory, namun beberapa lainnya mungkin berasal dari Queensland Barat Daya dan Timur Laut.

“Sayang sekali, dua kodok langka itu mati karena kondisi buruk tempat penyimpanannya.”

Salah seekor kadal yang disita polisi (Supplied:QueenslandPoliceService)

Binatang ini sekarang sudah diserahkan kepada petugas Departemen Lingkungan, dan sudah dikembalikan ke alam liar.

Kedua pria yang dikenai tuduhan tersebut akan dihadapkan ke Pengadilan Magistrar Mount Isa 7 Agustus mendatang.

Kadal berlidah biru termasuk salah seekor binatang yang disita (Supplied:QueenslandPoliceService)

Bila dinyatakan bersalah, mereka bisa dikenai hukuman maksimal dua tahun penjara.