Polisi Siap Bantu Klaim Asuransi Keluarga Korban Tewas di Palabuhanratu

Pihak kepolisian akan membantu pengurusan klaim asuransi korban meninggal dunia di Pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat sepanjang musim libur lebaran lalu. Proses pengurusan di Satuan Polisi Air Polres Sukabumi akan dipermudah.

“Fakta-faktanya kan ada, media juga mengawasi melalui pemberitaan. Jadi tidak ada alasan asuransi itu dipersulit untuk wisatawan yang keluarganya menjadi korban meninggal dunia akibat kecelakaan laut selama musim libur lebaran kemarin,” kata Kapolres Sukabumi AKBP Syahduddi, kepada detikcom sekitar pukul 09.30 WIB, Rabu (5/7/2017).

Dikatakan Syahduddi, syarat utama untuk wisatawan memperoleh asuransi selain tiket retribusi adalah surat keterangan yang dikeluarkan oleh pihak Polair selaku salah satu tim evakuasi pencarian korban saat dinyatakan hilang.

“Sebetulnya mudah, ketika persyaratan sudah ada dan lengkap, jangan sampai keluarga korban ini merasa dipersulit kasihan mereka. Tinggal mempertajam koordinasi antar instansi dan pihak Asuransi,” lanjut Syahduddi.

Untuk libur lebaran hingga Selasa (4/8/2017) ada sebanyak 46 orang korban kecelakaan laut, 41 diantaranya berhasil diselamatkan anggota Tim SAR gabungan, sementara 5 lainnya meninggal dunia. Korban meninggal dunia antara lain ;

1. Teguh (15)
2. Gunawan (15)
3. Bahrudin (13)
4. Anas Budi (18)
5. D. Lukmana (45)

Ditambahkan Syahduddi, tim kesehatan Dokpol Polres yang disiagakan di sekitar lokasi wisata juga menangani ratusan pengunjung setiap harinya. Mulai dari pengemudi kendaraan hingga korban tenggelam.

“Kita bersama Tim SAR gabungan, tim PMI, Dinas Kesehatan berisaga selama libur lebaran dan operasi Ramadnia. Tim kesehatan mengeluarkan obat secara cuma-cuma untuk pengunjung yang mengeluhkan kesehatan ringan, mulai dari pusing, demam, kelelahan dan mual. Apabila tidak tertangani langsung kita bawa menggunakan Ambulans ke rumah sakit terdekat, yang terakhir saya ingin menyampaikan apresiasi kepada Balawista atas kerja keras mereka selama menjaga pantai,” tutup Syahduddi.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *