Polisi Selidiki Aksi Penyerangan Rumah Ortu Charly Van Houten

Cirebon Polres Cirebon menyelidiki aksi penyerangan rumah milik orang tua (ortu) vokalis Charly Van Houten. Sejumlah saksi didengar keterangannya guna membuat terang dan jelas perkara tersebut.

“Beberapa warga sudah kita mintai keterangan terkait penyerangan itu,” kata Kasubag Humas Polres Cirebon AKP Acep Anda via pesan singkat, Selasa (29/8/2017).

Acep menjelaskan akibat penyerangan itu rumah milik AS yang lokasinya berdekatan dengan rumah ortu Charly mengalami kerusakan diduga akibat pelemparan batu. Tempat kejadian perkara (TKP) masuk wilayah Desa Tersana, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Apakah aksi penyerangan tersebut berkaitan dengan proses pelaksanaan pilkades, Acep menolak menyimpulkan. “Masih kita dalami penyelidikan. Di antara dugaan motif yang ada, tentunya itu akan diarahkan ke berbagai sudut sesuai dengan yang kita dalami,” ujar Acep.

Kuasa Hukum keluarga Charly Van Houten, Waswin Janata mengatakan, kediaman ortu kliennya diserang seratusan warga pada Sabtu (26/8), sekitar pukul 22.00 WIB. Akibat kejadian itu, sedikitnya lima orang menjadi korban penyerangan. Salah satunya dialami Ating Warnesah, nenek Charly.

“Selain korban, rumah di depan ortu Charly pun rusak. Itu karena lemparan batu, yang rusak genteng dan kursi. Kalau rumahnya ortu Charly enggak ada yang rusak,” ucap Waswin via telepon.