Polisi Belum Simpulkan Sopir BMW yang Melindas Amanda Bersalah

Penyidik Satreskrim Polres Kuningan telah memeriksa sopir mobil BMW, Didit Jakaria (32), terkait terlindasnya bocah Amanda Fahrunisa (6) yang terjadi di SPBU Caracas pada Selasa 27 Juni lalu. Pemeriksaan Didit berlangsung Rabu (5/7) kemarin.

“Sudah diperiksa pemilik kendaraannya. Mohon maaf, hasilnya belum bisa disampaikan, karena masih tahap pemeriksaan,” kata Kasatreskrim Polres Kuningan AKP Ujang Saputra saat dihubungi detikcom via telepon, Kamis (6/7/2017).

Bila ada bukti yang memenuhi unsur pidana, Didit bisa dijerat Pasal 360 KUHPidana mengenai kelalaian yang menyebabkan orang lain luka berat dengan ancaman maksimal satu tahun penjara. “Tapi itu baru diputuskan setelah semuanya diperiksa. Kita prosedural saja. Itu (keputusannya) nanti bagaimana pimpinan (Kapolres),” ujar Ujang.

Dia menyebut, Didit kooperatif menjawab pertanyaan dari penyidik. Selain itu, menurut Ujang, Didit siap bertanggung jawab kepada Amanda berkaitan insiden tersebut.

Hari ini penyidik menjadwalkan pemeriksaan kepada orang tua Amanda. Pemeriksaan dilakukan guna melengkapi berkas sehingga akan disimpulkan apakah kasus tersebut lanjut atau gugur.

“Rencananya ibu korban mau diperiksa hari ini. Tapi sepertinya masih shock dan sibuk mengurus anaknya, jadi tidak datang,” ucap Ujang.

Warganet dihebohkan dengan video berdurasi 2 menit 9 detik yang beredar beberapa waktu lalu. Dalam video yang merupakan rekaman CCTV itu tergambarkan seorang anak perempuan terlindas mobil saat menunggu orang tuanya mengisi bahan bakar di SPBU Caracas, Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *