Pesawat Militer AS yang Jatuh di Australia Telah Ditemukan

Pesawat militer Amerika Serikat yang jatuh di perairan Australia telah ditemukan. Namun tiga Marinir AS yang hilang dalam kecelakaan pesawat tersebut, hingga kini belum ditemukan.

Pesawat militer MV22 Osprey tersebut jatuh di perairan Teluk Shoalwater di negara bagian Queensland, Australia pada Sabtu (5/8) lalu. Sebanyak 23 personel militer berhasil diselamatkan dalam insiden itu. Namun tiga Marinir hingga kini belum ditemukan meski upaya pencarian laut dan udara telah dilakukan.

Kapal Angkatan Laut Kerajaan Australia HMAS Melville ikut bergabung dalam pencarian pada Minggu (6/8) malam waktu setempat. Kapal survei tersebut tak lama kemudian berhasil menemukan bangkai pesawat militer AS yang jatuh.

“Tak lama setelah melakukan operasi survei di area tersebut, pesawat yang tenggelam telah ditemukan,” kata Menteri Pertahanan Australia seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (7/8/2017).

Menyusul temuan bangkai pesawat tersebut, sebuah tim penyelam Angkatan Laut langsung diterbangkan dan diturunkan di atas kapal HMAS Melville untuk melakukan “operasi kendaraan bawah laut yang dioperasikan dari jauh” pada Senin (7/8) malam waktu setempat, untuk mencoba menemukan ketiga Marinir yang hilang.

Sebelumnya pada Minggu (6/8) waktu setempat, Korps Marinir AS menyatakan operasi penemuan pesawat dan korban bisa berlangsung berbulanbulan. Belum diketahui penyebab jatuhnya pesawat militer AS tersebut. Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengetahui sebabsebab jatuhnya pesawat.

Pesawat MV22 yang merupakan separuh helikopter dan separuh turboprop, memiliki dua mesin dan bisa mendarat dan lepas landas secara vertikal. Pesawat ini bisa terbang lebih cepat dibandingkan helikopter.