Perbakin Magelang Bantu Buru Kera yang Serang Warga di Boyolali

Magelang Kawanan kera di wilayah Karanggede Boyolali sudah meresahkan warga sekitar yang tinggal di hutan di kawasan tersebut. Kera ekor panjang tersebut tidak hanya memakan tanaman di ladang tapi juga sempat menyerang warga hingga luka.

Untuk mengatasi serangan kera tersebut, Pemerintah Desa Sendang, Kecamatan Karangggede, Boyolali meminta bantuan kepada Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) maupun komunitas pemburu untuk turut membantu memberantas hama kera yang selama ini membuat resah.

Karena ada surat permohonan tersebut, Perbakin Kabupaten Magelang mengirimkan sedikitnya 60 anggota dalam bakti sosial pemberantasan hama kera di Karanggede, Boyolali. Hal itu dilakukan pada akhir bulan Juli 2017 lalu.

“Seluruh anggota, kami kirimkan melalui Bayu Aji Shooting Club (BASC) di bawah Perbakin Kabupaten Magelang,” kata Ketua Perbakin Kabupaten Magelng, Suroso Singgih Pratomo kepada wartawan, Jumat (4/8/2017).

Dia mengatakan pengiriman anggota Perbakin itu didasari adanya surat permohonan bantuan dari Pemerintah Desa Sendang, Karangggede. Mereka meminta bantuan untuk turut membantu memberantas hama kera yang selama ini meresahkan warga.

“Di dalam surat juga disebutkan bahwa hama kera sudah memakan sejumlah korban. Ratarata, digigit hingga cidera,” terang Singgih.

Ketua BASC, Agus Ragil Purnomo menambahkan, pihaknya sudah tiga kali berangkat bersama anggota ke Karanggede, Boyolali untuk terjun dalam baksos pemberantasan hama kera.

“Permintaan bantuan yang pertama pada bulan Maret 2017, yang kedua bulan Mei, dan terakhir bulan Juli kemarin. Kita juga menyerahkan bantuan sembako dan uang tunai kepada para korban,” ungkap Agus.

Bakti sosial pemberantasan hama kera itu, kata dia, tidak hanya diikuti oleh anggota dari Perbakin Magelang, namun juga daerahdaerah sekitar seperti Klaten, Yogyakarta, Semarang, Purwodadi, dan Boyolali sendiri.

Mereka berjaga dan menunggu kemunculan hama kera di perbukitan Desa Sendang untuk kemudian ditembak menggunakan senapan angin kaliber 4,5 mm. Ciriciri dari kera tersebut yakni berekor panjang, muka agak merah, dan berukuran besar.