Perbaikan Jembatan Rel Butuh 3 Jam, Perjalanan Kereta Tertunda

Perlu waktu 3 jam untuk memperbaiki jembatan rel kereta api di Jalan Gatot Subroto yang bergeser ditabrak kontainer. Perjalanan sejumlah kereta pun tertunda.

Padahal jembatan rel tersebut merupakan jalur utama kereta dari Malang ke daerah lain di Pulau Jawa.

Jalur rel yang tak bisa dilewati membuat perjalanan sejumlah kereta tertunda, seperti KA Malabar tujuan Bandung, Tawangalun dari Banyuwangi, serta KA Penataran SurabayaBlitar dan sebaliknya.

“Kirakira butuh 3 jam untuk perbaikan,” kata salah satu teknisi PT. Kereta Api Indonesia kepada wartawan di lokasi kejadian, Senin (30/10/2017).

Jembatan rel yang biasa dikenal dengan nama Bluk Gluduk oleh warga Malang ini, memiliki tiga bagian. Bagian sisi kanan dan kiri hanya memiliki ketinggian 4 meter, sementara bagian utama ketinggiannya sampai 4,5 meter dari badan jalan.

Perjalanan kereta terganggu akibat jembatan rel bergeser, Saat melintas di lokasi, truk kontainer L 8534 UT mengangkut kertas dikemudikan Abdul Rofik (38), asal Rembang, memilih sisi jembatan sebelah kiri (barat).

Tingginya truk serta kontainer akhirnya menabrak dan mendorong kontruksi jembatan dari baja itu. “Karena macet saya banting ke kiri, mau melaju ada mobil dan motor. Saya banting lagi ke kiri hingga ke jalur di sebelah barat,” katanya saat dimintai keterangan petugas Laka Lantas Polres Malang Kota di lokasi kejadian.

Rofik baru sadar ketika terjadi benturan dan dirinya kaget, bagian atas truknya menabrak jembatan. Truk kontainer Rofik melaju dari arah selatan (Dampit/Kepanjen) menuju utara (Surabaya).

“Saya kira bisa melewati, tak tahu kalau gak nutut tingginya,” ujarnya.

Rofik juga beralasan kesulitan untuk menghentikan laju truknya, yang membawa bertonton kertas itu.