Perahunya Pecah Diterjang Ombak, Nelayan Pasuruan Tewas

Sebuah perahu nelayan di Pasuruan ditemukan pecah berkepingkeping di laut. Sang pemilik perahu, Satuman (55), ditemukan tewas sehari kemudian.

“Bapak Satuman kami temukan sekitar 6 mil dari bibir pantai Nguling, dalam keadaan meninggal dunia,” kata Kasat Pol Airud Pasuruan, AKP Poelaksono, Sabtu (4/11/2017).

Peristiwa naas ini bermula saat korban berangkat melaut pada Kamis (2/11) malam, menumpang perahu bermesin 12 PK dan membawa alat pancing. Namun, hingga Jumat (4/11) pagi, Satuman tak kunjung pulang.

Hal itu memantik kecurigaan warga sekitar. Pasalnya, berdasarkan kebiasaan nelayan setempat, seharusnya Satuman sudah pulang. Warga akhirnya melakukan pencarian dan menemukan beberapa puing perahu korban terceraiberai. Warga yakin, perahu korban hancur diterjang ombak.

“Berdasarkan temuan itu, petang hari warga melapor ke kami. Dan pagi tadi, kami kerahkan tim melakukan pencarian. Kami bagi tim di darat dan di laut. Korban akhirnya kami temukan ke di laut, 6 mil dari pantai Kapasan,” terang Poelaksono.

Setelah ditemukan, jenazah korban kemudian diserahkan ke keluarga dan dimakamkan.