Penyelundupan Sabu Rp 7 M Digagalkan, Salah Satunya dalam Panci

Polda Jawa Timur mengungkap lima kasus penyelundupan narkoba berjenis sabu-sabu yang dilakukan tujuh pelaku. Pelaku yang berada dalam jaringan berbeda ini menyelundupkan sabu-sabu dengan total 6,5 kilogram yang nilainya hampir Rp 7 miliar.

“Pertama, pelaku warga negara Vietnam yang menyelundupkan narkoba dimasukkan koper sisi belakang,” ujar Kasubdit II Ditreskoba AKBP Erwan Soepai saat rilis di Polda Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Jumat (6/4/2018).

Pelaku bernama Nguyen Thi Thanh He ini diketahui merupakan bagian dari jaringan internasional. Nguyen tertangkap berkat kerjasama kepolisian dengan pihak Bea Cukai.

Pelaku lain yang berhasil ditangkap bersama Bea Cukai adalah pelaku berinisial RY yang membawa sabu seberat 2,9 kg. “Modusnya dimasukkan ke panci supaya mengelabuhi X-ray, tapi tetap bisa dideteksi,” tambah Erwan.

Pelaku selanjutnya ditangkap di Pasuruan. Ada dua pelaku yang berinisial IM dan DH yang merupakan bandar narkoba namun dengan skala kecil.

Awalnya DH ditangkap sendiri dengan membawa 42,02 gram sabu-sabu. Setelah DH ditangkap, ada pengembangan kasus yang akhirnya berujung pada penangkapan IM dengan membawa 204 gram sabu-sabu.

“Mereka ini jaringan lokal yang membawa hampir 3 ons sabu-sabu,” timpal Wakil Direktur Reserse Narkoba (Wadir Reskoba) Polda Jatim AKBP Teddy Suhendyawan Syarif.

Terakhir, tiga pelaku berinisial H, HM dan RM yang berada dalam satu kelompok juga diamankan bersama sabu seberat 1,9 kg. Ketiganya juga diketahui terlibat dalam jaringan internasional. Mereka berhasil diamankan berkat kerjasama dengan Polda Kepulauan Riau.

“Pelaku dari Batam hendak mengirimkan ke Surabaya,” ungkap Teddy.

Ketiga pelaku ini memiliki peran yang berbeda-beda. Ada yang menjadi bandar, kurir hingga bertugas mengantar barang haram tersebut ke Surabaya.

Saat ini, ketujuh pelaku telah diamankan dan polisi sedang mendalami jaringan yang terlibat dalam penyebaran narkoba tersebut.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *