Penjualan Hewan Dilindung Via Online Dibongkar

Kementerian Kehutanan dan pemerhati satwa berhasil mengamankan dua warga Kediri karena disinyalir menjadi sindikat penjualan satwa liar. Dari pengamanan itu petugas menyita 9 satwa jenis Kera, 8 berupa Kukang dan 1 jenis Rangkok.

Menurut mereka, pengungkapan ini berdasarkan informasi bahwa di daerah Kediri ada penjualan hewan dilindungi secara online yang dikirim ke Jakarta maupun luar Jawa.

Dari dua orang yang berhasil diamankan, petugas gabungan mengamankan seseorang berinisial H dan K, keduanya warga Desa Semen, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. H dan K diamankan saat akan melakukan pengiriman ke Jakarta.

Penyidik Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan, Agus M mengaku pelaku telah menjadi incaran petugas sejak 2015 lalu. “Pelaku ini biasa menawarkan hewan yang dilindungi lewat facebook,” kata Agus, Kamis (13/7/2017) dini hari.

Ironisnya pelaku menjual hewan yang dilindungi dengan harga yang cukup terjangkau. Per ekor Rp 300 ribu untuk kawasan daerah dan Rp 7 juta bila dikirim ke luar negeri.

Sementara pelaku diamankan petugas untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jika terbukti memperdagangkan satwa lindung, pelaku dijerat dengan pasal 21 ayat 2 a junto 4O dengan UU RI No 5 tahun 199O tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem dengan pidana penjara selama 5 tahun dan denda Rp 1OO juta.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *