Pengunjung Panjat Candi Borobudur, Balai Konservasi Cek Rekaman CCTV

Magelang Balai Konservasi Borobudur (BKB) langsung mengambil tindakan terkait aksi nekat seorang pengunjung yang berselfie ria dengan memanjat Candi Borobudur.

“Kami langsung mengadakan rapat dengan petugas untuk membahas masalah ini,” kata Kepala BKB, Marsis Sutopo kepada wartawan, Senin (7/8/2017).

Perilaku pengunjung yang tidak diketahui identitasnya itu jelas merupakan sebuah pelanggaran. Dia meminta PT Taman Wisata Candi Borobudur untuk memberikan edukasi lebih intensif di area penjualan tiket.

“Edukasi yang diberikan bisa berwujud pengetahuan, soal apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat memasuki lokasi Candi Borobudur,” ujarnya.

Pihak BCB, sebenarnya sudah sering menegur para pengunjung yang melakukan aksi serupa. Bahkan, akhir pekan kemarin BKB juga baru saja mengadakan rapat koordinasi pengamanan dengan berbagai pihak, untuk mengantisipasi pelakupelaku yang hendak melakukan pelanggaran.

Tidak hanya itu, papan informasi berisi larangan juga sudah terpasang di beberapa titik. Meski demikian, menurut Marsis, jumlah petugas lapangan yang tidak sebanding dengan banyaknya pengunjung membuat pengawasan kurang maksimal.

“Mungkin, penambahan petugas bisa jadi salah satu alternatif, karena jumlahnya tidak sebanding dengan banyaknya pengunjung dan luas wilayah yang harus diawasi. Kami akan lakukan pembenahan,” jelasnya.

Terkait dengan aksi pelanggaran yang terjadi Senin hari ini, Marsis mengaku sedang mencari rekaman kamera pengawas (CCTV).

“Kalau melihat di foto tersebut, suasananya masih pagi. Wisatawan sunrise rawan melakukan pelanggaran dan ini menjadi tantangan kami ke depan, besok petugas disiapkan lebih professional,” katanya.

Kasi Konservasi BKB, Iskandar M Siregar menambahkan, BKB sedang mengamati CCTV yang ada agar bisa mengetahui peristiwa secara detail.

Saat ditanyai wartawan soal bagian candi yang dipanjat wisatawan tersebut, Iskandar menjawab pagar langkan.

“Itu (yang dipanjat) pagar langkan,” jawabnya singkat.

Seperti yang diberitakan, seorang pengunjung Candi Borobudur tampak melakukan swa foto menggunakan smartphone dan monopod di atas stupa candi. Aksi tersebut sempat diabadikan seorang pengguna Facebook yang langsung diunggah ke salah satu grup.

Ribuan komentar langsung menyerbu postingan tersebut. Sebagian besar bernada kecaman, cibiran, dan kemarahan netizen.