Pemohon Yakin MK Masih Bisa Keluarkan Putusan Sela Pansus DPR

Pemohon uji materi Pansus Hak Angket KPK meyakini Mahkamah Konstitusi (MK) akan mengeluarkan putusan sela (provisi) dalam sidang selanjutnya. Sebab, pada persidangan hari ini, majelis hakim telah mendengarkan keterangan DPR.

“Jadi semua pihak yang dirasa perlu dihadirkan sudah dihadirkan dan pendapatnya sudah didengar semua, jadi sudah cukup bagi hakim untuk memiliki dasar untuk mengeluarkan provisi,” kata kuasa hukum pemohon, Lalola Easter, ketika dihubungi detikcom, Selasa (5/9/2017).

Dia berharap MK segera menggelar rapat permusyawaratan hakim untuk memberikan putusan sela. Sebab, jika tidak segera diberikan, para aktivis antikorupsi khawatir terhadap proses Pansus Hak Angket yang terus berjalan.

“Sebaiknya secepatnya karena kalau tidak begitu kan Pansus Hak Angket terus berjalan,” ujarnya.

Lalola mengatakan tujuan sidang hari ini adalah menguatkan keyakinan hakim terkait permintaan putusan sela. Dengan adanya keterangan dari anggota Komisi III DPR Arsul Sani, hal itu dapat melengkapi keterangan yang diminta hakim.

“Tujuan sidang hari ini antara lain untuk menguatkan keyakinan hakim untuk menguatkan provisi dalam waktu yang relatif dekat, karena harus melalui ada rapat pemusyawaratan hakim. Jadi harapan kami pascasidang hari ini sudah ada kejelasan tentang materi untuk dibawa dalam pemusyawaratan hakim karena kan alasan hakim di sidang yang lalu alasannya untuk menanyakan DPR, DPR sudah hadir sebagai pihak terkait,” ucapnya.

Sementara itu, sebelumnya anggota Komisi III DPR Arsul Sani menjelaskan proses Pansus Hak Angket harus selesai pada 28 September nanti. Sedangkan jika hasil putusan sela keluar, dia menyebut akan menghormati hasil keputusan itu.

“Kita nggak mau berandaiandai. Kalaupun ada putusan provisi bagi saya, kalau putusan provisi katakan harus distop angket, ya kita hormati dong. Itu kan sebagai bentuk penghormatan ke MK lembaga negara lain. Tapi putusan kan belum tentu seperti itu,” ujar Arsul.

Sebelumnya pemohon perkara uji materiil Pansus Hak Angket KPK meminta majelis hakim MK mengeluarkan putusan sela. Hal itu untuk menghentikan sementara proses Pansus Angket DPR yang berjalan hingga putusan akhir perkara uji materi di MK.