Pelaku SMS Teror ke Polresta Malang Tidur dari Masjid ke Masjid

AAW (53), pelaku SMS teror ke Polres Malang Kota memang beralamatkan di Desa Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Namun, dari hasil penelusuruan polisi, pelaku tidak tinggal di alamat tersebut. Dan sering tidur dari masjid ke masjid.

“Pelaku nomaden (pengembara), tidak punya tempat tinggal,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur Kombes Pol Agung Yudha Wibowo, Selasa (11/7/2017).

Agung mengatakan, pelaku memang sesuai identitasnya tinggal di Desa Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Namun, saat dicek oleh anggota Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, pelaku tidak tinggal di pemukiman tersebut.

“Kata Ketua RT setempat, yang bersangkutan tidak disana. Sudah tidak pernah terlihat dan keluarganya juga tidak disana,” tuturnya.

Polisi pun menelusuri kerabat dari pelaku, dan menemukan alamat tempat tinggal anaknya. “Anaknya juga tidak tinggal di tempat itu. Tapi sudah ditemukann di alamat lain,” ujarnya.

AAW mengirim SMS ke Polres Malang Kota menjelang upacara peringatan HUT ke 71 Bhayangkara, Minggu (9/7/2017). Isi SMS dari pelaku yang bekerja sebagai tukang servis kompor keliling itu bernada SARA dan mengancam akan membunuh polisi. Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim yang dipimpin AKBP Boby Tambunan, meluncur ke Malang Kota memburu peneror.

Pelaku dibekuk saat akan menservis kompor, pada Senin (10/7/2017) malam. Dari hasil interograsi, diduga pelaku mengalami gangguan kejiwaan, sehingga dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim untuk dites kejiwaanya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *