Parpol Baru dan Lama di Magelang Berlomba Serahkan Berkas

Suasana hiruk pikuk menjelang batas akhir penyerahan berkas partai politik (parpol) mewarnai kantor KPU Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Sejak siang hingga malam, parpol datang silih berganti ke kantor KPU. Ada yang masih berkonsultasi karena beberapa berkas masih kurang lengkap. Namun ada pula yang tinggal melengkapi kekurangannya.

Parpol yang sudah dinyatakan lengkap dan cocok dengan data Sipol akan diberikan surat tanda terima. Wajah lega, sumringah tampak dari para pengurus parpol yang telah menerima surat itu.

Sembilan partai politik (parpol) tercatat mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magelang hingga sore hari ini. Tiga diantaranya merupakan partai baru. Sisanya adalah parpol lama.

“Sembilan parpol yang mendaftar hingga hari ini diantaranya Perindo, PKS, Nasdem, Golkar, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Gerindra, Garuda, Demokrat, PPP. Tiga parpol diantaranya merupakan partai baru, yakni PSI, Garuda, dan Perindo,” jelas Komisioner KPU Kabupaten Magelang Divisi Sosialisasi dan Partisipasi, Dwi Endis M, kepada detikcom, Senin (16/10/2017).

Endis menyebutkan, pendaftaran sudah dibuka sejak tanggal 3 Oktober 2017. KPU masih akan menerima berkas/dokumen pendaftaran parpol hingga Senin (16/10/2017) hari ini pukul 24.00 WIB.

“Kita masih tunggu hingga pukul 24.00 WIB apakah akan ada partai lain yang akan mendaftar atau tidak,” kata Endis.

Dalam tahapan penyerahan dokumen dan pendaftaran partai tersebut, lanjut Endis, parpol telah lebih dulu mendaftar di KPU pusat. Dari data tersebut akan muncul daftar pengurus tingkat daerah. Tugas pengurus tingkat daerah menyerahkan dokumen sesuai dengan data yang didaftarkan di KPU pusat.

“Data sudah masuk di pusat, melalui Sipol, tugas pengurus di daerah adalah melakukan penyerahan dokumen, yaitu kartu anggota partai dan KTP sesuai dengan data yang terdapat di pusat,” terang Endis.

Tujuan penyerahan dokumen tersebut, adalah untuk memastikan bahwa data yang diserahkan di pusat tersebut benar adanya. Data itu kemudian dicocokkan bahwa di daerah terdapat pengurus partai yang dimaksud.

“Kemudian selanjutnya setelah dokumen administrasi (kartu anggota partai dan KTP), KPU akan laksanakan verifikasi terkait kebenaran dokumen tersebut,” jelas Endis.

Dia mengatakan syarat pendaftaran parpol peserta Pemilu diantaranya memiliki kepengurusan 100% di 34 provinsi di Indonesia, kepengurusan paling sedikit di 75 persen kabupaten dan kota di provinsi yang bersangkutan, kepengurusan paling sedikit 50 persen jumlah kecamatan di daerah kabupaten dan kota, jumlah anggota 1 per 1000 dari jumlah penduduk di wilayah kabupaten. Adapun pendaftaran yang dimaksud berkenaan dengan dua hal penting yaitu penyerahan dokumen persyaratan dan penyerahan bukti keanggotaan partai, sebagaimana diumumkan pada laman web KPU.

“Bisa jadi partai tidak menyerahkan dokumen ke KPU Kabupaten Magelang, karena kepengurusan minimal 75% ditingkat kabupaten/kota telah terpenuhi. Partai tersebut tetap bisa mengikuti pemilu legislatif pada 2019 mendatang, meskipun kepengurusannya tidak ada di Kabupaten Magelang,” papar Endis.

Komisioner Divisi Teknis, Sufiratno menambahkan, Partai Hanura sempat berniat mendaftarkan hari ini, namun berkasnya dikembalikan karena belum lengkap.

“Ada berkas yang belum lengkap jadi kita kembalikan, malam ini akan datang lagi setelah dilengkapi,” jelas Sufi.

Related Post