Para Pencuri Terketuk Hatinya, Anjing Curian Pun Dikembalikan

Seekor pencuri mengembalikan seekor anak anjing kecil kepada keluarga pemiliknya, yang merasa hancur karena kehilangan sahabat dari anak mereka yang berusia empat tahun.

Sasha, seekor Labrador berusia delapan pekan, berada dalam mobil yang dilarikan para penjahat dalam perampokan di Melbourne pada Senin pagi awal pekan ini bersama dengan laptop, iPad, dan beberapa perhiasan.

Tapi pada hari Kamis, Sasha ditemukan di kebun rumah mereka: rupanya para pencuri itu rupanya merasa terketuk hatinya, setelah Maia berderai air mata saat mengungkapkan perasaan kehilangannya di media.

Sebelumnya, Ryan Hood, ayah Maia, berbicara kepada para wartawan Australia, didampingi Maia yang penuh tangis, meminta informasi untuk melacak keberadaan Sasha si anjing malang.

Keluarga tersebut mengatakan kepada media Australia bahwa mereka merasa “hancur” karena kehilangan anjing yang merupakan sahabat dari Maia, anak perempuan mereka yang berusia empat tahun.

Anak anjing itu, yang menurut pemiliknya memiliki kondisi kesehatan yang membutuhkan penanganan, baru menjadi bagian dari keluarga itu selama seminggu saat dia dilarikan para pencuri.

Kisah ini pun jadi pemberitaan nasional di Australia, dan akhirnya anak anjing itu kembali kepada mereka pada Kamis pagi.

“Sejak awal kami tidak mau kehilangan harapan. Dan pagi ini, istri saya bangun pagi, menyeduh kopi, berjalan melewati pintu, lalu melihat ada sosok yang bergerak di samping kandang anjing,” katanya dalam sebuah acara televisi.

“Pencuri itu, siapa pun dia, mungkin terketuk hati nuraninya, atau bisa juga dicekam ketakutan, lalu mengantarkan (anjing itu) ke sini ke balik pagar rumah kami,” katanya.

“Tapi terus terang saja, kami tak peduli (mengapa mereka mengembalikannya). Yang jelas, kami senang sekali dia sudah kembali bersama kami.”

Dia menambahkan bahwa Sasha tampaknya telah mengembangkan ketertarikan pada sepatu selama ketidakhadirannya di rumah mereka, namun ia dalam keadaan sehat.

Polisi Victoria mengatakan bahwa kendati keluarga tersebut merayakan kembalinya Sasha, penyelidikan atas pencurian itu sendiri terus berlanjut.

Barangbarang lain yang dicuri masih hilang.

Seorang perwira polisi, Adam Leggo mengatakan kepada saluran penyiaran Australia, ABC, bahwa pencurian anjing itu sendiri mungkin tidak menjadi bagian dari rencana para pencuri.

“Ini agak ganjil. Sulit untuk mengerti apa yang mereka pikirkan,” katanya.