Obama Mengaku Menangis Saat Antar Malia ke Kampus Harvard

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama menitikkan air mata saat mengantarkan putrinya, Malia, ke Harvard untuk berkuliah. Obama mengaku dirinya sangat emosional saat mengucapkan perpisahan dengan putri sulungnya tersebut.

“Bagi kita yang memiliki anak perempuan, semuanya terjadi begitu cepat. Saya mengantarkan Malia ke kampus, dan saya mengatakan kepada Joe dan Jill (Biden) bahwa rasanya sedikit seperti bedah jantung terbuka,” ucap Obama dalam pidatonya saat menghadiri acara Yayasan Beau Biden, seperti dilansir CNN, Kamis (28/9/2017).

Obama memberikan pidato dalam acara yang digelar oleh yayasan milik keluarga Joe Biden, mantan Wakil Presiden AS. Pidato Obama itu direkam dan videonya diunggah oleh radio WDEL.

Malia yang kini berusia 19 tahun, memulai kuliahnya di Harvard University, Cambridge, Massachusetts, setelah mengambil jeda selama setahun usai lulus sekolah menengah. Obama dan istrinya, Michelle, terlihat membantu Malia pindah ke asrama di kampusnya pada akhir Agustus lalu.

“Saya merasa bangga saya tidak menangis di depannya (Maliared),” kelakar Obama.

“Tapi saat perjalanan pulang, para agen Secret Service memandang lurus ke depan, berpurapura mereka tidak mendengar saya terisak dan membuang ingus. Sungguh sulit,” imbuhnya. Selain Malia, Obama dan Michelle memiliki satu putri lagi yang bernama Sasha, yang kini berusia 16 tahun.

Obama memiliki kesan tersendiri untuk momen langka tersebut. “Menjadi pengingat bahwa, pada akhir hidup kita, apapun yang telah kita capai, halhal yang akan kita ingat adalah kebahagiaan yang diberikan anakanak kita dan semoga nanti, cucucucu kita,” ucapnya.

Obama telah beberapa kali berbicara tentang betapa berarti menjadi seorang ayah. Saat memberikan pidato perpisahan kepresidenan beberapa waktu lalu, Obama menuturkan kepada putriputrinya: “Dari semua hal yang telah saya lakukan dalam hidup saya, saya paling bangga menjadi ayah kalian.”

Kehadiran Obama dalam acara amal Yayasan Beau Biden di Delaware ini merupakan kejutan. Obama memang selalu mendukung Biden dan keluarganya. Yayasan Beau Biden yang fokus pada perlindungan anakanak didirikan oleh keluarga Biden, usai meninggalnya anak lakilaki Biden, Beau, yang menderita kanker otak tahun 2015 lalu. Semasa hidup Beau pernah menjabat sebagai Jaksa Agung Negara Bagian Delaware.