Ngarai Terpencil di Australia Diubah Jadi Panggung Konser

Sebuah ngarai terpencil di pedalaman Australia Tengah telah menjadi daya tarik yang unik bagi sedikitnya 1000 penonton yang menyaksikan Desert Song Festival.

Ngarai Ormiston Gorge yang terletak 130 kilometer sebelah barat Alice Springs di Taman Nasional West MacDonnell, Northern Teritory (NT) menjadi amfiteater alami bagi konser tersebut.

Konser di ngarai ini merupakan salah satu acara terakhir dalam event Desert Song Festival yang berlangsung 10 hari. Menurut direktur festival Morris Stuart penonton yang datang sangat banyak.

“Kerumunan penonton begitu bersemangat, mereka senang dan bersikap positif, jadi ini cara yang bagus untuk menyelesaikan Festival Lagu Gurun 2017,” katanya.

“Saya pikir kami memiliki lebih dari 1.000 orang di tempat ini hari ini (17/9/2017) yang memberi sedikit tekanan pada kami, tapi urusan logistik saja, sore yang indah, kontribusi yang luar biasa dari penyanyi dan juga dari musisi.

“Kerumunan penonton berdiri mereka senang dan menyambut positif. Ini cara yang bagus untuk mengakhiri Desert Song Festival,” kata Stuart.

“Saya pikir ada lebih dari 1.000 orang hadir di tempat ini hari ini (17/9/2017) yang tentunya memberi sedikit tekanan pada kami. Namun terlepas dari urusan logistik, sore ini sangat indah, juga kontribusi penyanyi dan musisi yang luar biasa,” katanya.

“Saya suka musik. Suka paduan suara. Saat Anda bisa memadukan semua suara tersebut dan sekaligus mendatangkan penonton, ada perasaan istimewa dan juga kesempatan yang sangat spesial,” tambah Stuart.

Salah satu paduan suara yang tampil adalah Poco Tutti yang berbasis di Adelaide. Mereka umumnya terdiri dari penyanyi penyandang disabilitas.

Penata artistik paduan suara Patricia Rix mengatakan bahwa ngarai tersebut merupakan salah satu tempat terbaik dimana paduan suara itu pernah tampil.

“Sungguh menakjubkan. Tak ada tempat seperti itu,” katanya.

Rix menambahkan akustik alami dari ngarai tersebut menyatu secara sempurna dengan musik dari paduan suara mereka.

“Ini tempat yang indah untuk bernyanyi, terutama jika Anda bernyanyi kepada bebatuan dengan suara memantul. Indah sekali,” katanya.

“Akustiknya sangat hidup dan sangat ramah terhadap suara, sehingga bebatuan yang menggantung itu seakan menjadi langitlangit katedral,” tambahnya.

Diterjemahkan pada 18/9/2017 oleh Iffah Nur Arifah. Simak artikel ini dalam versi Bahasa Inggris disini.