Mantan Presiden Brasil Lula da Silva Dibui Atas Kasus Korupsi

Mantan presiden Brasil,LuizInacioLula daSilva, dinyatakan bersalah dan dihukum sembilan setengah tahun penjara, seperti terungkap dalam dokumen pengadilan.

Namun Lula -yang menjabat presiden selama delapan tahun hingga tahun 2011- masih bisa mengajukan banding.

Dia sudah berulang kali membantah menerima sebuah apartemen sebagai suap dalam skandal korupsi yang melibatkan perusahaan minyak negara, Petrobras.

Penerusnya, Dilma Rousseff, dimakzulkan tahun 2016 lalu setelah dinyatakan bersalah oleh Senat melakukan pelanggaran undang-undang anggaran.

Dan pengganti Rousseff, Michel Temer, kini sedang menghadapi dakwaan Kejaksaan Agung dalam kasus menerima uang suap dari bos perusahaan besar pengepakan daging yang terlibat dalam skandal korupsi.

Presiden Michel Temer menolak untuk mundur walau sudah didakwa oleh Kejaksaan Agung. (Reuters)

Hari Rabu (12/07), hakim menyatakan Lula menerima suap dari sebuah perusahaan teknologi, OAS, dalam bentuk sebuah apartemen di tepi pantai sebagai imbalan atas bantuan untuk memenangkan kontrak dari Petrobras.

Pada hari yang sama, sebuah komite Kongres Brasil bersidang untuk membahas apakah memberi izin kepada Mahkamah Agung atau tidak agar menyidangkan dugaan kasus korupsi yang menimpa Presiden Michel Temer.

Komite rencananya akan melakukan pemungutan suara pada Jumat (14/07) dan jika lolos dari komite maka pembahasan akan diteruskan ke majelis rendah Kongres, yang membutuhkan suara dua pertiga agar presiden bisa diadili.

Presiden Dilma Rousseff dimakzulkan tahun 2016 karena melanggar undang-undang anggaran.

Dalam kasus Lula -yang menyatakan akan mencalonkan diri lagi dalam pemilihan presiden tahun depan- dia berpendapat bahwa pengadilan atasnya bermotif politik.

Ketua Partai Pekerja, Senator Gleisi Hoffmann, mengecam keputusan pengadilan Lula dengan mengatakan dirancang untuk mencegah Lula -yang masih populer di kalangan rakyat Brasil- untuk mencalonkan diri lagi.

Hoffmann menegaskan partai akan menempuh langkah hukum atas vonis tersebut.

Hukuman ini hanyalah satu dari lima dakwaan yang diajukan kepadanya, yang antara lain mencakup penyucian uang, menjual pengaruh, dan mengganggu keadilan.

Dakwaan atas Lula terkait dengan skandal korupsi besar-besaran di Brasil yang disebut dengan julukan Skandal Cuci Mobil, yang sudah mengantarkan sejumlah pejabat tinggi masuk penjara.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *