Mahasiswa UAJY Raih Medali Emas Kompetisi Taekwondo di Korsel

Yogyakarta Mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) membawa pulang medali emas dalam ajang 2017 Chungdokwan World Taekwondo Competition di Korea Selatan. Kompetisi ini berlangsung pada 2124 Juli 2017 lalu.

“Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) berhasil membawa pulang medali emas dalam ajang “2017 Chungdokwan World Taekwondo Competition” yang diadakan pada tanggal 21 24 Juli 2017 di Seongnam Gymnasium, Korea Selatan,” ujar Kepala Humas, Sekretariat dan Protokol UAJY, R A Vita N P A, dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Minggu (6/8/2017).

UAJY mengirimkan dua wakilnya yakni Alfonsus Edo Winardi, mahasiswa Program Studi
Manajemen dan Pangisi Yando Oktoriyanando, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi. Mereka mengaku mendapat undangan kompetisi ini secara mendadak, sehingga waktu persiapan yang dimiliki hanya 3 minggu.

Edo bercerita bahwa mereka harus latihan keras memanfaatkan waktu yang ada.

“Kami latihan full setiap hari selama dua minggu, sehari bisa dua kali latihan,” cerita Edo.

Akan tetapi, perjuangan tersebut terbayar setelah mereka meraih medali emas mengalahkan
lawanlawannya dari berbagai negara. Pada kategori Grup Poomsae Individual Senior I, Edo dapat mengalahkan perwakilan dari Hongkong, Jepang, Irlandia, Inggris, dan Portugal.

Sedangkan kategori Grup Poomsae Individual Senior, Yando dapat mengalahkan perwakilan dari Hongkong, Irlandia, Singapura, Swiss, dan Inggris.

Vita menambahkan dalam menghadapi kompetisi ini, berbagai hambatan mereka terima. Semula jumlah atlet yang telah dipersiapkan sebanyak 6 orang akan tetapi hanya mereka berdua yang bisa berangkat. Kemudian tidak adanya manajer yang mendampingi mereka, sehingga Edo menjadi manager sekaligus atlet.

Selain itu, di dalam rangkaian acara perlombaan ini ada acara sparring dengan peserta lainnya apalagi mereka berdua memiliki cidera. Akan tetapi, pelatih di Indonesia selalu menyemangati lewat sambungan telepon, dan katakata pelatih Jangan mau kalah dengan keadaan menjadi pelecut semangat mereka.

Di balik suka duka yang diterima, Edo dan Yando memaknainya dengan cara yang berbeda. Edo berharap agar temanteman mahasiswa UAJY lainnya juga dapat menoreh prestasi di luar
kegiatan akademis perkuliahan.

“Bagi kami, kemenangan ini bukan hanya kemenangan karena menjuarai kompetisi ini, tetapi
kami juga dapat mengalahkan keadaan kami,” tutup Edo.