Lulusan Kedokteran dan Keperawatan Sulit Dapat Pekerjaan

Saat Pemerintah Federal Australia mengharapkan perawatan kesehatan menjadi salah satu industri dengan pertumbuhan pekerjaan terbesar selama lima tahun ke depan, pengalaman di lapangan di wilayah New South Wales menunjukkan gambaran yang berbeda.

Meskipun data yang baru dirilis dari Survei Hasil Lulusan 2017 yang menunjukkan 92,4 persen perawat yang lulus pada tahun 2013 telah mendapatkan pekerjaan penuh waktu, namun di sisi lain rumah sakit di kawasan regional dan fasilitas perawatan orang tua khawatir tentang kurangnya posisi di seluruh sektor ini.

Kepala eksekutif Aliansi Kesehatan Pedesaan Nasional, Mark Diamond mengatakan ada persoalan distribusi terkait pekerjaan para lulusan perguruan tinggi.

“Industri kesehatan dan perawatan warga usia lanjut merupakan komoditas dengan pertumbuhan terbesar dan tercepat di seluruh Australia,” katanya.

“Perguruan tinggi telah melihat adanya kesenjangan dalam industri ini dan sekarang sedang menyusun struktur untuk mengisi ruangruang tersebut, terutama di wilayah regional.

“Ini adalah upaya untuk menyeimbangkan yang menarik dan rumit, namun sejujurnya, di seluruh sektor ini, kita memiliki cukup banyak praktisi terlatih untuk saat ini dan masa depan Australia secara nasional.”

Ribuan pelamar untuk posisi berkualifikasi sarjana

Penjabat sementara Manajer Perawat Rumah Sakit Coffs Harbour Base, Cathy Fulham, yang membantu lulusan keperawatan mencari pekerjaan di NSW, mengatakan bahwa rumah sakit tersebut bertujuan membantu mahasiswa masuk ke dalam angkatan kerja.

Cathy Fulham mengatakan rumah sakit di seluruh negara bagian NSW menawarkan pembelajaran praktis bagi mahasiswa sepanjang tahun, namun ini tidak selalu diterjemahkan ke dalam posisi penuh waktu.

“Sebagai penyedia pekerjaan kami berusaha memaksimalkan peluang penempatan … tapi ketika mereka melamar pada posisi [dengan kualifikasi pendidikan] sarjana di seluruh NSW, terkadang ada ribuan peminat,” katanya.

Cathy Fulham khawatir rumah sakit dan fasilitas kesehatan tidak dapat menyediakan cukup posisi untuk berkembangnya perguruan tinggi di wilayah regional.

Statistik yang dikeluarkan oleh mesin pencari kerja Adzuna pada bulan Oktober menunjukkan 7,32 pencari kerja bersaing untuk setiap posisi bagi sarjana yang diiklankan di regional, NSW.

“Ketika perguruan tinggi meningkatkan jumlah [lulusan] mereka, di saat yang sama fasilitas [kesehatan] setempat tidak memiliki kemampuan untuk meningkatkan kapasitas mereka, jadi saya tidak tahu apakah akan ada cukup pekerjaan untuk lulusan ini,” kata Cathy Fulham.

Ledakan pendidikan perguruan tinggi tersier regional

Menurut Departemen Pendidikan, pada tahun 2015 ada 19.272 penyelesaian pendidikan yang lebih tinggi untuk pekerjaan yang terkait dengan keperawatan, dan hampir 50.000 lulusan untuk pekerjaan yang berkaitan dengan kesehatan di seluruh Australia.

Charles Sturt University (CSU) di Port Macquarie, NSW membuka kampus baru mereka 18 bulan yang lalu, dan kepala kampus Heather Cavanagh mengatakan permintaan terus tumbuh secara nasional.

Kepala kampus Heather Cavanagh mengatakan masyarakat Port Macquarie telah merangkul kedatangan muridmurid di sekolah mereka. (ABC Mid North Coast: Gabrielle Lyons)

“Kami pikir kapasitas 1.100 mahasiswa akan membuat kita aman sampai tahun 2025,” katanya.

“Kami tidak menyangka sudah harus menyiapkan tahap kedua dari proyek perluasan kampus kami, mungkin dibutuhkan sekitar 2.500 mahasiswa.

“Kami tidak menyangka permintaan nasional yang kami lihat. Kini separuh mahasiswa kami berasal dari berbagai wilayah di seluruh Australia.”

Heather Cavanagh mengatakan bahwa perguruan tinggi tersebut telah menganalisis sektorsektor di daerah yang membutuhkan peningkatan keterampilan, dengan harapan dapat memperoleh pekerjaan bagi lulusan.

“Kami berharap sebagian besar mahasiswa kami akan memilih untuk tinggal di sini. Kami perlu tahu pekerjaan ada di sana, dan tidak akan menawarkan gelar di mana tidak ada pekerjaan pada akhir studi mereka,” katanya.

Profesor Heather Cavanagh mengatakan areaarea studi yang diidentifikasi termasuk paramedis, terapi okupasi, pekerjaan sosial dan fisioterapi.

Berusaha keras untuk dapat pekerjaanJess Denham berhasil mencapai impiannya bekerja di sektor sosial namun mengatakan temantemannya mendapati itu tidak mudah. (ABC Mid North Coast: Gabrielle Lyons)

Mahasiswa tahun ketiga jurusan kerja sosial dari universitas Charles Sturt University (CSU), Jess Denham mengatakan dia telah memperhatikan sebagian besar pilihan pekerjaan di daerah tempat tinggalnya dipusatkan di seputar skema NDIS dan fasilitas perawatan usia lanjut.

“Saya mengenal beberapa lulusan yang menemukan mendapat pekerjaan itu sulit dan saya yakin akan lebih sulit di kotakota yang bersaing untuk mendapatkan posisi, tapi saya pikir akan selalu ada kebutuhan untuk pekerja sosial,” katanya.

“Jurusan keperawatan warga usia lanjut dan difabel adalah area yang paling banyak dilirik mahasiswa. Saya pikir karena kita telah memilih universitas yang lebih kecil mungkin ada area kompetisi yang lebih kecil.”

Mahasiswa paramedis, Thomas Hadland yakin menemukan pekerjaan tetap di NSW akan terlalu sulit saat dia lulus, dan telah mengalihkan perhatiannya ke luar negeri.

“Meski saya sangat mencintai Port Macquarie, saya rasa tidak ada pilihan untuk saya,” katanya.

“Sebagai paramedis Anda harus membangun portofolio medis Anda, saya rasa saya harus pergi ke London atau mencari opsi internasional sebelum mendapatkan peran di dekat New South Wales.”

Retensi staf persempit kesempatan kerja lulusan

Wakil Direktur Keperawatan di panti jompo, Garden Village, Leah Sorenson mengatakan meskipun kedengarannya bagus sebagai sebuah bisnis untuk memiliki tingkat retensi staf yang tinggi, disisi lain kondisi ini memicu situasi suram jika berkaitan dengan mempekerjakan staf baru.

Garden Village memiliki setidaknya 8 mahasiswa keperawatan yang bekerja di fasilitas mereka selama setahun penuh, tapi tidak ada janji mereka akan dipekerjakan pada akhirnya. (Supplied: Garden Village)

“Kami memiliki 142 orang pekerja di fasilitas perawatan kami, dan walaupun kami harus meningkatkan tingkat kepegawaian kami untuk perawatan tinggi yang dibutuhkan beberapa warga kami, dan bekerja sama dengan para mahasiswa di universitas … saya tidak tahu apakah akan pernah ada peluang pekerjaan yang cukup bagi mahasiswa,” katanya.

“Sebagian besar staf kami telah bekerja selama 20 tahun, dan mereka bahagia dan tidak terlihat ingin pindah ke pekerjaan lain, jadi peran penuh waktu jarang terjadi di sini.”

Penjabat sementara Manajer Perawat Rumah Sakit Coffs Harbour Base, Cathy Fulham, setuju bahwa tingkat retensi di rumah sakit di kawasan regional mungkin menjadi alasan utama terbatasnya pekerjaan, namun menurutnya para mahasiswa tidak boleh berputus asa.

“Ini adalah sifat demografi kita yang menua bahwa orang akan pindah atau pensiun, dan pekerjaan akan muncul untuk para perawat yang lebih muda. Jangan menyerah hanya karena keadaannya semakin sulit,” katanya.

Kepala eksekutif Aliansi Kesehatan Pedesaan Nasional, Mark Diamond, sepakat dengan pernyataan itu dan mengatakan jika para lulusan ingin mendapatkan pekerjaan langsung setelah lulus dari universitas, mereka harus siap untuk pindah.

“Pekerjaan ada di sana, ini pasar yang kompetitif, tapi pekerjaan tidak selalu ada di tempat mereka belajar,” katanya.

“Anda harus melihat ke daerah pedesaan dan terpencil, dan saya berjanji bahwa pengalaman anda akan luar biasa.”