Lebih dari 10 Ribu Orang Ikuti Parade Gay di Yerusalem

Yerusalem Ribuan orang mengikuti parade gay yang digelar di Yerusalem. Event yang diberi nama Gay Pride Parade itu berlangsung di bawah pengawalan polisipolisi Israel.

Lebih dari 10 ribu orang menghadiri parade yang digelar pada Kamis, 3 Agustus waktu setempat itu. Puluhan jalanjalan ditutup oleh aparat keamanan selama parade tersebut.

Setiap peserta diperiksa sebelum mengikuti acara tersebut. Kepolisian melarang peserta parade membawa senjata apapun. Kepolisian Israel menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (4/8/2017), 22 orang telah ditangkap sebelum dan selama parade, termasuk satu orang yang ditangkap karena membawa pisau.

Dalam parade tersebut, warga membawa benderabendera pelangi, menabuh drum dan menyanyikan lagulagu menentang homophobia. Banyak warga yang meletakkan bunga di bawah gambar Shira Banki yang tewas saat parade serupa pada tahun 2015. Banki, seorang gadis berumur 16 tahun tewas ditikam seorang pria Yahudi ultraOrtodoks, Yishai Shlissel, saat parade gay tersebut. Saat kejadian, pria itu juga menikam lima orang lainnya. Dia kini tengah menjalani hukuman penjara seumur hidup.

Israel memiliki sikap paling terbuka terhadap homoseksualitas di Timur Tengah, dengan komunitas gay yang besar dan berpengaruh. Namun Yerusalem yang konservatif, kota suci bagi Yahudi, Muslim dan Kristen tersebut, jauh dari ramah bagi kaum gay dibandingkan Tel Aviv yang liberal. Sebagai perbandingan, parade gay yang digelar di Tel Aviv pada Juni lalu diikuti oleh lebih dari 100 ribu orang.