Kunjungi Museum Tembakau, Anas: Pariwisata Jember Bergerak

Cawagub Jatim Abdullah Azwar Anas mengagumi Museum Tembakau yang ada di Jember. Museum ini bisa menggerakkan wisata tidak hanya di Jember, tetapi juga sekitarnya.

“Ini satusatunya di Jawa Timur. Keren sekali. Saya lihat museum ini sangat menarik, kita jadi tahu bahwa tembakau bukan sekadar komoditas perkebunan, tapi punya aspek kesejarahan yang luar biasa,” kata Anas seusai menghadiri Rapat Koordinasi Badan Perwakilan Wilayah (Baperwil) V Jawa Timur di Jember, Jumat (3/11/2017).

Di museum yang terletak di Jalan Kalimantan, Jember itu, Anas berkeliling melihat beragam tembakau produksi Jember yang memang dikenal berkualitas, bahkan banyak diekspor di berbagai negara terutama untuk kebutuhan cerutu.

Tak hanya berkeliling, Anas juga bertanya detil ke petugas museum tentang berbagai informasi yang ada. Anas juga mencermati proses pengolahan hingga beragam karya seni yang berhubungan dengan tembakau.

“Museum Tembakau ini sentuhan bagus untuk pariwisata, bagian dari agrotourism. Kita menjual cerita, bagaimana mulai tahun 1859 ada orang Belanda, George Birnie, yang mulai membuka perkebunan tembakau. Birnie mendatangkan banyak pekerja dari Madura dan berbagai kota lain. Itulah awal geliat Jember yang terus luar biasa hingga saat ini. Cerita semacam ini jadi gimmick yang menarik wisatawan,” ujar Bupati Banyuwangi ini.

“Kita juga jadi tahu peran tembakau bagi masyarakat yang sangat luas,” imbuh Anas.

Anas berharap, ke depan, sinergi bidang pariwisata bisa diperkuat antar daerah.

“Paket wisata dibikin bersama, tidak boleh jalan sendirian. Dari Museum Tembakau, bisa ke Bondowoso, lalu Banyuwangi atau sebaliknya,” papar Anas.

“Kalau harmoni tercipta, inovasi wisata lebih mudah dilakukan,” pungkas Anas.