Korut Tes Bom, Trump Persilakan Jepang dan Korsel Beli Senjata AS

DC Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempersilakan Jepang dan Korea Selatan untuk membeli lebih banyak lagi senjata canggih bikinan AS. Barangkali saja Jepang dan Korea Selatan butuh banyak alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk menghadapi Korea Utara.

Hal ini dikatakan Trump lewat Twitter, sebagaimana dilansir AFP, Rabu (6/9/2017). Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan terkait percobaan rudal Korea Utara.

“Saya memperkenankan Jepang dan Korea Selatan untuk membeli perlengkapan militer sangat canggih dalam jumlah besar dari Amerika Serikat,” cuit Trump.

Korea Utara pada Minggu (3/9) kemarin meledakkan bom hidrogen yang didesain untuk menjangkau target jarak jauh. Percobaan bom mengerikan itu memicu alarm global, itu adalah senjata yang paling kuat yang dites sampai sekarang.

Pada sehari setelahnya, Korea Selatan melncurkan misil balistik, mensimulasikan serangan ke Korea Utara. Trump tidak merinci senjata jenis apa yang dimaksudnya dalam cuitan itu. Namun Gedung Putih menjelaskan bahwa Trump bermaksud menyetujui penjualan senjata “bermiliarmiliar dolar” ke Seoul.

Gedung Putih juga mengonfirmasi pada pengumuman sebelumnya bahwa AS telah mengangkat batasan kemampuan misil Korea Selatan. Seoul sebelumnya berada dalam pembatasan hulu ledak maksimal yang disetujui bersama AS pada 2001. Hulu ledak maksimal yang dimaksud adalah 500 kilogram atu 1100 pound.

Senin kemarin, AS mengajukan tawaran ke Dewan Keamanan PBB untuk cepatcepat menjatuhkan “langkah paling kuat yang dimungkinkan” terhadap Korea Utara, merespons uji coba keenam dan yang paling kuat dari nuklir Korea Utara. Namun China dan Rusia mengatakan pembicaraan diplomatik adalah hal yang diperlukan untuk mengakhiri krisis ini.