Korban Tewas Akibat Gempa di Meksiko Bertambah, Kini Jadi 36 Orang

Jumlah korban tewas akibat gempa bumi 8 Skala Richter di Meksiko bertambah menjadi 36 orang. Gempa itu merobohkan sejumlah bangunan, memaksa warga untuk dievakuasi dan menimbulkan kepanikan.

“Gempa ini hampir membunuhku,” kata penjaga keamanan di Juarez, Gildardo Arenas Rios seperti dilansir Reuters, Sabtu (9/9/2017).

Bagian selatan kota Juchitan di Oaxaca, dekat dengan pusat gempa mengalami guncangan keras. Guncangan gempa itu mengakibatkan sejumlah bangunan seperti hotel hingga Balai Kota runtuh.

“Situasi Juchitan sedang krisis. Gempa ini merupakan momen yang paling mengerikan dalam sejarah kami,” kata Wali Kota Juchitan, Gloria Sanchez.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat, USGS, mencatat gempa ini berpusat di perairan Pasifik, tepatnya di lokasi yang berjarak 87 kilometer dari kota Pijijiapan, Chiapas. Pusat gempa dilaporkan berada di kedalaman 68 kilometer dari permukaan laut, sebelumnya dilaporkan 33 kilometer.

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik menyatakan gempa ini memicu gelombang tsunami setinggi 0,7 meter. Sebelumnya diperkirakan gelombang tsunami dengan ketinggian lebih dari tiga meter mungkin melanda sejumlah pantai Meksiko.

“Risiko tsunami di pantai Chiapas tidak menunjukkan ancaman besar, tidak terlalu besar, bukan kekhawatiran besar,” tegas Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto dalam pernyataannya yang disiarkan televisi setempat, Televisa.