Korban Keracunaan Gaplek di Banjarnegara Bertambah

Banjarnegara Korban meninggal dunia diduga mengalami keracunan makanan jenis gaplek di Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara bertambah. Hingga saat ini, korban meninggal dunia yang diduga akibat keracunan makanan dari singkong menjadi tiga orang.

Tiga orang tersebut yakni Warsini warga Desa Kaliajir dan Musroil warga Desa Petir. Kemudian disusul Adem, istri Musroil yang meninggal dunia pada Kamis (12/10/2017) malam.

Kepala Desa Petir, Carso Adiyanto mengatakan, Adem yang sebelumnya mendapat perawatan medis akhirnya meninggal dunia di RSUD Banjarnegara.

“Adem sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Emanuel kemudian pulang sehari semalam. Setelah itu karena kondisinya belum juga membaik akhirnya dibawa lagi ke rumah sakit dan sehari semalam di rumah sakit akhirnya meninggal dunia,” kata Carso, Minggu (15/10/2017).

Ia berharap penyebab meninggalnya tiga orang tersebut bisa segera disampaikan kepada warga. Sebab sampai saat ini warga waswas dan hanya bisa mendugaduga penyebab meninggalnya tiga orang tersebut.

“Ada yang mengatakan karena keracunan gaplek ada yang bilang karena tempat untuk membuat gapleknya tidak bersih dan lain lain. Warga berharap bisa segara disampaikan penyebabnya apa,” lanjutnya.

Saat ini, Dinas Kesehatan Banjarnegara sudah mengambil sisa makanan jenis gaplek yang diduga dikonsumsi tiga orang tersebut. Sampel makanan tersebut tengah diperiksa laboratorium di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Semarang.