Kalah Telak, Masa Suram Partai Liberal Jepang di Tokyo

Partai Liberal Jepang (LDP) benar-benar kalah telak, bahkan sampai dengan jam 10.45 kemarin malam hanya dapat satu kursi dalam pemilu anggota DPRD Tokyo.

Padahal Tomin First (TF), partai Gubernur Tokyo Yuriko Koike sudah dapat 45 kursi.

Hasil lengkap kini TF mayoritas mengumpulkan 49 kursi, LDP hanya 28 kursi padahal sebelumnya menguasai 56 kursi, Komeito oposisi LDP yang ternyata mendukung TF (dianggap penghianatan ke LDP oleh para pengamat politik) mendapatkan 23 kursi.

Partai komunis 19 kursi dan Partai Independen 6 kursi. Sisanya Partai Demokrat (DPJ) hanya 5 kursi serta partai kecil lain. Total 127 kursi.

“Kami menderita kekalahan yang bersejarah, sangat serius, dan sangat menyesalkan hal ini. Oleh karena itu tidak bisa dibiarkan apalagi sampai stagnasi dalam politik nasional. Saya akan kembali memperkuat kembali semua lapisan dari dasar agar kembali dipercaya rakyat,” kata Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, Senin (3/7/2017).

Banyak pengamat mengomentari bahwa kekalahan telak LDP karena empat faktor yaitu mantan pemimpin LDP di pemda Tokyo Uchida yang dianggap bermain politik kotor sehingga banyak yang tidak percaya lagi serta diskriminasi terhadap Koike.

Hal kedua penyebab kekalahan karena skandal sekolah Moritomo Gakuen terhadap istri Abe, Yukie, yang dituduh memberikan uang satu juta yen kepada pimpinan sekolah tersebut. Kenyataan pimpinan sekolah melakukan kebohongan dan bersaksi bohong di depan parlemen.

Hal ketiga adalah komentar Menteri Pertahanan Jepang Tomomi Inada yang memohon dukungan Kementerian Pertahanan dan Badan Beladiri Jepang (SDF) mendukung pemilu dianggap salah dan tidak pantas.

“Inada berasal dari LDP dan semula direncanakan diusung menjadi PM Jepang mendatang,” ungkap sumber Tribunnews.com beberapa waktu lalu.

Kekalahan LDP keempat juga akibat penghianatan yang dilakukan partai koalisinya, Partai Komeito di pemda Tokyo ternyata mendukung Koike 100 persen sehingga suara Komeito banyak terbantu meningkat gara-gara mendukung TF.

Selain itu partai yang sudah banyak tidak dipercaya masyarakat Jepang DPJ ternyata 14 orang anggota parlemennya hijrah bergabung ke TF, layaknya kutu loncat dan memenangkan pemilu kemarin.

“Hijrahnya dan menangnya orang mantan DPJ ini diperkirakan akan mengacaukan TF sehingga partai ini yang dipimpin Koike mungkin tidak akan lama bertahan dan menghasilkan politik yang kurang stabil nantinya,” kata Kawakami,seorang pengamat politik Jepang.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *