Israel Hancurkan Rumah Warga Palestina yang Tikam 3 Pemukim Yahudi

Tepi Barat Pasukan Israel menghancurkan rumah seorang warga Palestina yang menikam mati tiga pemukim Yahudi. Ketiga pemukim Yahudi itu dibunuh bulan lalu saat ketegangan memuncak bulan lalu terkait krisis Masjid AlAqsa di Yerusalem.

Militer Israel seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (16/8/2017), mengkonfirmasi penghancuran rumah di desa Kobar, wilayah Tepi Barat tersebut.

Menurut warga setempat, kendaraankendaraan militer dan buldoserbuldoser Israel memasuki wilayah utara kota Ramallah pada sekitar pukul 03.00 waktu setempat. Mereka langsung mengepung rumah berlantai dua, yang salah satu lantainya masih dalam tahap pembangunan, milik keluarga Omar alAbed, pelaku penikaman ketiga warga Israel.

Dalam beberapa pekan ini, otoritas Israel juga telah menangkap ayah, ibu dan tiga saudara lakilaki dari Abed. Media Israel melaporkan, keluarga Abed mengetahui rencana pemuda berumur 19 tahun itu untuk melakukan penikaman tersebut di permukiman Israel, Neve Tsuf, yang juga dikenal sebagai Halamish.

Menurut militer Israel, Abed telah berkomentar mengenai AlAqsa dan mati sebagai martir dalam sebuah postingan di Facebook. Pemuda tersebut ditembak saat melakukan penikaman pada 21 Juli tersebut dan kemudian ditangkap.

Insiden penusukan pada 21 Juli tersebut terjadi di saat memuncaknya ketegangan terkait pemasangan detektor logam di sekitar kawasan Masjid AlAqsa. Krisis mereda setelah Israel membongkar detektor logam tersebut menyusul aksiaksi protes yang digelar warga Palestina.