ISIS Meledakkan Masjid Usia 8 Abad di Mosul, Irak

ISIS meledakkan hingga hancur masjid berusia 8 abad di Mosul, Irak. Masjid kuno Agung al-Nuri merupakan benteng pertahanan terakhir ISIS di Mosul.

Perdana Menteri Iraq, Haider al-Abadi mengatakan penghancuran masjid al-Nuri merupakan pertanda resmi kekalahan ISIS di negara itu.

Pasukan Irak mengatakan ISIS  meledakkan masjid agung al-Nuri saat menghentikan pasukan pemerintah Irak.

Masjid kuno di kota Mosul di Irak adalah tempat pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi memproklamirkan khilafah pada tahun 2014.

Awalnya ISIS menuding pasukan Amerika Serikat yang meluluhlantakkan masjid itu, namun kemudian dibantah. Pasukan Irak sendiri juga menyatakan ISIS yang menghancurkan masjid bersejarah itu.

Komandan Irak yang bertanggung jawab atas serangan untuk merebut kembali Mosul menjelaskan, pasukan Irak berada dalam jarak 50 meter dari masjid tersebut ketika ISIS melakukan kejahatan historis lainnya.

Penghancuran Masjid Agung al-Nuri telah menyebabkan kecaman yang meluas. Seorang komandan senior AS di Irak mengatakan bahwa ISIS telah menghancurkan salah satu harta besar Mosul dan Irak.

“Ini adalah kejahatan terhadap rakyat Mosul dan seluruh Irak, dan merupakan contoh mengapa organisasi brutal ini harus dimusnahkan,” kata Mayor Jenderal Joseph Martin, seperti yang dilansir BBC pada 22 Juni 2017.

Masjid al-Nuri didirikan pada 1172 dan diberi nama sesuai dengan seorang bangsawan yang berperang melawan tentara salib.

Sebulan setelah pasukan ISIS menyergap Mosul pada  Juni 2014, pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi memberikan khotbah Jumat dari mimbar di dalam masjid dan memproklamirkan sebuah khilafah. Itu adalah penampilan publik pertamanya selama bertahun-tahun.

Ribuan pasukan keamanan Irak, pejuang Peshmerga Kurdi, anggota Arab Sunni dan milisi Syiah, didukung oleh pesawat tempur koalisi pimpinan Amerika Serikat bertempur melawan ISIS di kota Mosul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *