ISIS Ancam Jakarta Seperti Marawi, Djarot: Kita Tidak Takut!

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengimbau masyarakat hingga para camat dan lurah tidak takut terhadap ancaman menjadikan Jakarta seperti Kota Marawi. Djarot berharap setiap perangkat daerah tetap bekerja membantu masyarakat seperti biasa, namun waspada setiap saat.

“Camat, lurah, seluruh perangkat, Satpol PP, tiga pilar, kita punya kewaspadaan dini untuk memantau. Jangan takut dan panik,” kata Djarot di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (5/7/2017).

Alasannya, disebut Djarot, ancaman itu adalah ulah orang iseng. Untuk itu, saat ini semua pihak diharapkan semakin waspada mengingat teror semakin marak di Jakarta.

“Kenapa? Cuma bendera sama surat aja, paling orang cuma iseng saja nakut-nakutin. Kalau orang nakut-nakutin, dia yang takut dong, bukan kita yang takut. Tapi jangan kehilangan kewaspadaan,” ucapnya.

Djarot pun mengingatkan masyarakat lebih aktif melapor apabila melihat kegiatan mencurigakan yang terjadi di lingkungannya.

“Ya waspada dan selalu melihat situasi sekitar lingkungan. Kalau sampai terjadi sesuatu yang mencurigakan ya dilaporkan,” tuturnya.

Djarot juga mengingatkan warga Jakarta untuk tidak terlalu paranoid. Ia optimistis berbagai teror dan ancaman bisa ditangani dengan baik oleh pemerintah dan kepolisian.

“Jangan kemudian kita merasa terlampau waswas, takut. Indonesia tidak pernah takut, kita semua tidak pernah takut menghadapi berbagai macam teror dan tantangan-tantangan seperti itu,” tuturnya.

“Kami yakin kita bisa menghadapi itu dengan sangat baik,” ujarnya.

Sebelumnya, Polsek Kebayoran Lama mendapat ancaman dari peneror yang akan membuat Jakarta seperti Marawi pada Selasa (4/7) pagi. Selain itu, pelaku memasang bendera ISIS di kantor polsek tersebut.

Polres Serang, Banten, juga mendapat surat kaleng pada Senin (26/6) lalu. Sementara itu, Jumat (30/6) lalu, dua anggota Brimob yang sedang salat di Masjid Falatehan, Jaksel, mendapat serangan dari seorang teroris yang belakangan teridentifikasi bernama Mulyadi, warga Cikarang, Kabupaten Bekasi.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *